Limbah padat terutama kaleng aluminium bekas merupakan masalah yang sering dijumpai dikawasan perkotaan. tujuan penelitian ini adalah mengembangkan teknik daur ulang kemasan alumunium yang ramah lingkungan untuk menghasilkan alum. dan pada penelitian ini akan dipelajari variabel-variabel yang mempengaruhi pembentukan alum dari kemasan alumunium bekas. diantaranya temperatur konsentrasi koh. konsentrasi h2so4, dengan diperolehnya alum yang maksimum. adapun variabel variabel tetap yang digunakan dalam penelitian ini adalah volume koh (50 ml). h2so4, (20 ml) alkohol (50 ml)dan potongan sampel (i. 1.5. 2 gram). pengamatan yang dilakukan selama penelitian menunjukan bahwa hasil alum meningkat apabila konsentrasi koh dan hs0 dinaikkan. dan apabila konsentrasi koh dan h2so, terlalu tinggi " yield alum menurun. konsentrasi koh dan h2so4,, akan optimum pada kondisi koh 2m dan hso, 9m pada temperatur 60 cdiperoleh % yield alum 85%. % yield yang paling rendah didapat pada konsenrasi oh 2.0 dan hs0, 9 m pada temperatur 90 "c yaitu 70%. berat alum yang didapat dibandingkan dengan berat alum yang didapat secara teori stoikiometri lalu dikalikan i00% untuk mendapatkan porsentase yield. alum yang didapat diuji kemurniannya dengan menguji titik lelehnya.yaitu ii0c. kata kunci : alum, kaleng alumunium, koh dan h2so4,
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SINTESIS ALUM DARI KALENG ALUMINIUM BEKAS. Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK POTASSIUM ALUM DARI KALENG ALUMINIUM BEKAS DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 10 TON/HARI (Owen Arigayota, 2024)
Abstract
Baca Juga : KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PERBANDINGAN UDARA DAN BAHAN BAKAR GAS (ASETILIN) TERHADAP TEMPERATUR API PADA DAPUR PELEBURAN LOGAM (Muhammad Arief, 2018)