Telah dilakukan penelitian mengenai monitoring kualitas air pelabuhan ulee lheue berdasarkan pasang surut dalam periode waktu april sampai dengan juni 2004. parameter yang diamati adalah suhu, do, konduktivitas, salinitas dan bod. hasil penelitian pada kondisi pasang maksimum adalah sebagai berikut : suhu tertinggi sebesar 29,85 c pada bulan april dan terendah sebesar 29,13 c pada bulan juni, do teninggi sebesar 7,81 ppm pada bulan mei dan terendah sebesar 6.11 ppm pada bulan april, konduktivitas tertinggi sebesar 73,20 ms/cm pada bu ian mei dan terendah sebesar i 0,04 ms/cm pada bu ian april, salinitas tertinggi sebesar 45,6 % terjadi pada bulan mei dan terendah sebesar 6,2 % pada bulan april. bod tertinggi sebesar 2,57 ppm pada bulan mei dan terendah sebesar 0,20 ppm pada bulan april. hasil penelitian pada konsisi surut maksimum adalah sebagai berikut : suhu tertinggi sebesar 30,80 c pada bulan april dan terendah sebesar 28,10 c pada bulan mei, do tertinggi sebesar 16,i9 ppm pada bulan april dan terendah sebesar 6, 15 ppm pada bulan april, konduktivitas tertinggi sebesar 73,30 ms/cm pada bulan mei dan terendah sebesar 9,97 ms/cm pada bulan april, salinitas tertinggi sebesar 45,8 % terjadi pada bulan mei dan terendah sebcsar 6, i % pada bulan april, bod tertinggi sebesar 13,87 ppm pada bulan april dan tcrendah scbesar 1,83 ppm pada bulan juni. pada uji statistik untuk suhu. do. konduktivitas dan salinitas terdapat perbedaan yang nyata antar titik sampling dan kondisi pasang-surut, sedangkan antar bulannya tidak berpengaruh nyata.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MONITORING KUALITAS AIR PELABUHAN ULEE LHEUE BERDASARKAN PASANG-SURUT PERIODE WAKTU APRIL SAMPAI DENGAN JUNI 2004. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2022
Baca Juga : SIMULASI HIDRODINAMIKA 2D RESOLUSI TINGGI MENGGUNAKAN SYARAT BATAS TMD (TIDE MODEL DRIVER) DI PERAIRAN ULEE LHEUE, BANDA ACEH (Muhammad Nazir, 2022)
Abstract
Baca Juga : PERKEMBANGAN PARIWISATA DESA ULEE LHEUE PASCA TSUNAMI 2005-2024 (Rina Oktavia, 2026)