Secara etnobotani daun cempaka putih (michelia alba dc) digunakan sebagai obat-obatan yaitu bau mulut, bau badan, kandidiasis. telah dilakukan penelitian akvifitas antifungal ekstrak metanol daun cempaka putih (michelia alba dc). daun cempaka putih 275 g diekstraksi dengan metanol menghasilkan ekstrak metanol 28 g (9,82 %). ekstrak metanol diisolasi dengan kromatografi vakum cair (kvc) menggunakan silika gel gf4s sebagai fasa diam dan n-heksana : etil asetat : metanol sebagai fasa gerak (elusi gradien) sehingga diperoleh 6 fraksi gabungan. metode yang digunakan pada uji aktivitas antifungal adalah metode kirby-bower. hasil uji aktivitas antifungal ekstrak metanol dan fraksi-fraksinya terhadap candida albicans menunjukkan bahwa ekstrak. metanol yang mengandung klorofil dan fraksi f pada konsentrasi 10% mempunyai aktivitas antifungal yang kuat dengan diameter zona hambat berturut-turut 16,6 mm dan 11,6 mm. berdasarkan hasil uji fitokimia diduga senyawa metabolit sekunder yang menyumbang keaktifan adalah alkaloid, terpenoid, dan fenol. kata kunci: daun ccmpak.a putih (michelia alba dc), ckstrak. metanol, aktivitas antifungaf, candida albicans.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
AKTIVITAS ANTIFUNGAL EKSTRAK METANOL DAUN CEMPAKA PUTIH (MICHELIA ALBA DC). Banda Aceh ,2022
Baca Juga : ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK BUNGA CEMPAKA PUTIH (MICHELIA ALBA D.C.) (Irma Suryani, 2018)
Abstract
Baca Juga : FERMENTASI ASAM CUKA DENGAN PENAMBAHAN FILTRAT BUNGA CEMPAKA PUTIH (MICHELIA ALBA D.C) (Neza maulita, 2025)