Penelitian tentang pengurangan limbah minyak dengan menggunukan adsorben biomassa (kulit durian, salvinia sp dan cattail) telah dilakukan. pengurangan minyak dilakukan dengan metode adsorpsi. adsorben yang digunakan adalah kulit durian. salvinia sp dan cattail. percobaan adsorpsi dilakukan dengan mengalirkan bensin, solar dan minyak pelumas dengan variasi waktu: 15 menit, 30 menit, 45 menit dan 60 menit serta variasi konsentrasi mula-mula yaitu: 44,56 g/l, 89,13 g/l, 133.7 g/l. 178,3 g/l, untuk bensin, 49,32 g/l, 98,64 g/l, 147,96 g/l, 197,28 g/l, 52,92 g/l untuk solar, dan 105,85 g/l, 158,76 g/l, 211,86 g/l untuk oli minyak dan air dialirkan ke dalam gasket yang berisi adsorben biomassa yang telah disiapkan. lalu diamati kadar minyak pada inffluen (masukan) dan effluen (keluaran). hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit durian mampu menyerap oli atau minyak pelumas sebesar 75,6%, salvinia sp 94% dan pad a cattail 100% dalam wakru 15 menit. maka dapat disimpulkan bahwa cattail merupakan adsorben terbaik dari ketiga jenis adsorben biomassa (kulit durian, salvinia sp dan cattail) dalam menyerap minyak. kata kunci : limbah minyak; adsorpsi, biomassa.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGURANGAN LIMBAH MINYAK DENGAN ADSORBEN BIOMASSA (KULIT DURIAN, SALVIOIA SP DAN CATTAIL). Banda Aceh Fakultas Teknik,2006
Baca Juga : PEMURNIAN MINYAK GORENG BEKAS MENGGUNAKAN KULIT RUMBIA SEBAGAI ADSORBEN (WITRI EVILIA, 2018)