Dalam penulisan ini digunakan model regresi eksponensral untuk menganalisa faktor-faktor risiko di antaranya umur, jenis kelamin, ada tidaknya dm (diabete. melitus ), penderita dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), kondisi pasien pada saat di diagnosa, serta penyakit angina pektoris dan infark miokard yang diduga dapat mempengaruhi masa hidup pasien penyakir jantung koroner dl rsu dr.zainoel abidin banda aceh. untuk mendapatkan model regresi eksponensial digunakan metode newlon raphson dan merode kemungkinan maksimurn kemudian dilakukan pengujian hipotesa terhadap 40 penderita penyakit jantung koroner untuk menentukan variabel penjelas mana yang nyata berpengaruh dalam memprediksi masa hidup penderita penyakit jantung koroner pada bulan juni sampai oktober 2004 di rsuza banda aceh. model yang didapatkan dari pengolahan data masa hidup pads pendenta penyakit jantung adalah log i = 2.3573 -0.0276 x; + 0.8582x2 - 0.277oxl + 1.5325)4 +0.7665x) + 0.5908x(,. dan hasil pengujian wald diperoleh empar variabel penjelas yang nyata berpengaruh (dengan taraf nyata ex - 0.05) yairu umurtx.), jerus kelamin (x2), diabetes melttus (om) (xl) dan penyakir angina dan infark mtokard (xs}dalam rnemprediksi masa hidup pasien di mana variabel penjelas lain dalam model xonstan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS MASA HIDUP PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN MENGGUNAKAN MODEL REGRESI EKSPONENSIAL. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2005
Baca Juga : PERBEDAAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DALAM MENGHADAPI GEMPA BUMI DAN TSUNAMI BERDASARKAN ZONA KERENTANAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (Izzatun Nisa, 2020)
Abstract
Baca Juga : KORELASI KADAR HOMOSISTEIN SERUM DENGAN DERAJAT KEPARAHAN STENOSIS KORONER SESUAI SKOR SYNTAX II DAN KINERJA JANTUNG PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER (dr. Perdana Liansyah Sihite, 2022)