Telah dilakukan penelitian untuk menganalisis pemanfaatan batu kapur sebagai bahan baku material dental gipsum. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi k.andungan mineral yang terdapat dalam batu kapur melalui pengujian dengan xrf (x-ray fluorescence) serta menentukan waktu pengerasan dan nilai kuat tekan berdasarkan perbandingan air dan bubuk kapur yang sesuai dengan spesifikasi american dental association (ada no.25) sebagai syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan material dental gipsum. bahan baku gipsum yang digunakan berasal dari batu kapur lhoknga, aceh besar. proses pembuatan sampel dilakukan berdasarkan standar iso 6873-1998 untuk kelima jenis sampel dengan komposisi perbandingan air dan bubuk yaitu (a/kl, a/k2a, aik2b, a/k3a, dan a/k3b). kelima jenis sampel tersebut diukur waktu pengerasan dengan menggunakan alat vicat apparatus, dan pengujian kuat tekan dengan menggunakan mesin uji kuat tekan merk 3r (recherches & realisations remy) tipe 8200. hasil identifikasi xrf menunjukkan bahwa batu kapur lhoknga memiliki kandungan mineral kalsium (ca) sebanyak 98,2%, silika sebanyak 1,05%, dan sulfur sebanyak 0,05%. hasil pengujian waktu pengerasan dan kuat tekan menujukkan bahwa hanya sampel a/k3 b dengan perbandingan komposisi 0,40 dan 0,45 yang efektif untuk memenuhi spesifikasi american dental association (ada no.25) sebagai produk material dental gipsum tipe i. kata kunci: batu kapur, dental gipsum, analisis xrf, waktu pengerasan, kekuatan tekan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PEMANFAATAN BATU KAPUR DI DAERAH LHOKNGA, ACEH BESAR SEBAGAI BAHAN BAKU MATERIAL DENTAL GIPSUM. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2012
Baca Juga : PRARANCANGAN PABRIK GIPSUM DARI BATU KAPUR (CACO3) DAN ASAM SULFAT (H2SO4) DENGAN KAPASITAS 200.000 TON/TAHUN (RINI LAILATUL KADRI, 2025)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN PAPARAN RADIASI DARI DAHAN BAKU SEMEN DENGAN MENGGUNAKAN DETEKTOR SINTILASIRN(STUDI KASUS : PT. LAFARGE CEMENT INDONESIA LHOKNGA, KABUPATEN ACEH BESAR) (Vikah suci Novianti, 2022)