Masalah penjadwalan yang berhubungan dengan pengurutan sejumlah pekerjaan pada sejumlah mesin disebut shop scheduling problem (ssp) dengan karakteristik, terdiri dari m mesin dan n pekerjaan. permutation flow shop scheduling (pfss) merupakan bagian dari ssp, yang memiliki syarat operasi dari setiap pekerjaan harus diproses tepat satu kali pada setiap mesin dengan urutan pemrosesan yang sama. kandidat solusi dari pfss adalah jadwal yang dipresentasikan dalam urutan/barisan n pekerjaan. algoritma berevolusi merupakan salah satu algoritma heuristik yang dapat diimplementasikan untuk mendapatkan solusi terbaik dari suatu penjadwalan baik job-shop maupun flow• shop yang bertipe urutan. mekanism e kerja algoritma berevolusi didasarkan pada proses evolusi makhluk hidup dimana dalam evolusi tersebut makhluk hidup mengalami mekanisme seleksi alam (diantaranya crossover clan mutasi) untuk dapat bertahan hidup. operator genetika (seleksi, crossover dan mutasi) diaplikasikan untuk menghasilkan populasi sehingga diperoleh kromosom barn dengan nilai fitness yang lebih baik. model tersebut diujikan dengan menggunakan elitism dalam algoritma berevolusi sebanyak 1 elitism, 3 elitism, 5 elitism clan tanpa penggunaan elitism ( elitism o ) terhadap dataset. dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa penggunaan sebanyak 5 elitism menghasilkan solusi yang bagus terhadap nilai makespan dibandingkan dengan lainnya. kata kunci : flow shop schedulling (fss), permutation flow shop schedulling (pfss) , algoritma berevolusi dan elitism.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENYELESAIAN PERMASALAH PENJADWALAN MESIN DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA BEREVOLUSI. Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2011
Baca Juga : OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI SPARE PART MENGGUNAKAN ALGORITMA NON-DELAY (STUDI KASUS: PT. DIRGANTARA INDONESIA) (Ika Nur Asiyah, 2024)