Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES
SALMAN, ANALISA PRIORITAS PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN BANGUNAN PASAR PERMANEN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Prog. Studi Magister Teknik Sipil,2022

Pemerintah daerah kabupaten aceh besar mempunyai 23 bangunan pasar permanen, dimana yang aktif beroperasi dengan kondisi memerlukan pemeliharaan dan perawatan terdapat 4 bangunan pasar. mengingat pemerintah daerah kabupaten aceh besar mempunyai keterbatasan anggaran, maka 4 bangunan pasar permanen tersebut, perlu ditentukan skala prioritas guna melihat bangunan pasar mana yang paling penting dilakukan pemeliharaan dan perawatan demi kepentingan publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam pemeliharaan dan perawatan bangunan pasar permanen dan untuk mengetahui urutan prioritas pemeliharaan dan perawatan bangunan pasar permanen pemerintah daerah kabupaten aceh besar. penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui kuesioner. teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan pertimbangan yang didasarkan pada pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan (stakeholders) terkait sebanyak 6 orang. kriteria yang ditinjau adalah kondisi bangunan, usia bangunan, luas lahan dan bangunan, jumlah lapak, jumlah pedagang, jumlah transaksi, dan jumlah penduduk. alternatif yang ditinjau adalah pasar indrapuri lama, pasar krueng raya, pasar lambada, dan pasar percontohan lambaro. teknik analisis data digunakan statistik deskriptif dan analisis multi kriteria (amk). hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria yang dominan harus dipertimbangkan dalam pemeliharaan dan perawatan bangunan pasar permanen adalah kriteria kondisi bangunan dengan nilai bobot kriteria rata-rata sebesar 0,35. prioritas pemeliharaan dan perawatan bangunan pasar permanen adalah pasar percontohan lambaro sebagai prioritas 1 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 9,00, pasar indrapuri lama sebagai prioritas 2 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 5,69, pasar krueng raya sebagai prioritas 3 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 5,63, dan pasar lambada sebagai prioritas 4 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 5,10



Abstract

The Aceh Besar Regency regional government has 23 permanent market buildings, 4 of which are actively operated in conditions that require maintenance and care. Since the regional government of the Aceh Besar reign has a limited budget, it is necessary to set the priority scale for the 4 permanent market buildings in order to see which market buildings are most important for maintenance and care in the public interest. This study aims to determine the predominant criteria to be considered in the maintenance and upkeep of permanent market buildings and to establish the order of priority for the maintenance and upkeep of permanent market buildings owned by the regional government of the Aceh Besar regency. This study uses quantitative methods through questionnaires. The sampling process used is targeted sampling with considerations based on the relevant stakeholders and policy makers of up to 6 people. Checked criteria are the condition of the building, the age of the building, the area of the land and buildings, the number of stands, the number of dealers, the number of transactions and the number of residents. The alternatives examined are the Indrapuri Lama Market, the Krueng Raya Market, the Lambada Market and the Lambaro Pilot Market. Data analysis techniques used descriptive statistics and Multi Criteria Analysis (MCA). The results of the study show that the dominant criteria to be considered in the maintenance and upkeep of permanent market buildings are the criteria for the condition of the building with an average weight value of 0.35. The priority for the upkeep and maintenance of permanent market buildings is the Lambaro Pilot Market as priority 1 with an alternative performance value of 9.00, Indrapuri Lama Market as priority 2 with an alternative performance value of 5.69, Krueng Raya Market as priority 3 with an alternative performance value of 5.63 and Lambada Market as priority 4 with an alternative performance value of 5.10.



    SERVICES DESK