Gambut yang terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan yang terendapkan di dalam rawa dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti minyak bumi, baik untuk rumah tangga maupun industri kecil. aceh memiliki cadangan gambut yang cukup besar, misalnya deposit di daerah aceh selatan yang belum climanfaatkan. penelitian ini dilakukan untuk mempelajari peluang pemanfaatan gambut yang ada di aceh selatan sebagai bahan bakar alternatif. pengeringan gambut dalam penelitian ini menggunakan oven dan pencetakan gambut dengan alat press hidrolik. penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efisiensi pembakaran briket gambut hasil pengeringan dengan oven dan mempelajari hubungan variasi tekanan pada pembuatan briket terhadap nilai temperatur nyala, temperatur bakar, dan nilai kalor dari gambut yang dihasilkan. hasil pengamatan menunjukkan bahwa jika tekanan yang diberikan semakin kecil maka temperatur nyala dari briket gambut yang clihas ilkan semakin rendah. nilai temperatur nyala minim um briket pada tekanan 0,25 ton sebesar 264,6c, sedangkan temperatur nyala maksimum briket pada tekanan i ton sebesar 287,8"c. temperatur bakar dan nilai kalor yang diperoleh dari briket gambut menunjukkao bahwa semakin kecil tekanan yang diberi.kan maka temperatur bakar dan nilai kalor yang didapat juga semakin besar. nilai temperatur bakar maksimum yang diperoleh sebesar 460,4"c selama 6 menit. sedangkan temperatur bakar minimum yaitu pada tekanan l ton sebesar 360'c selama 3,5 menit. nilai kalor maksimum yang diperoleh yaitu pada tekanan 0,25 ton sebesar 5956,8 kalori. kata kunci: gambut, briket, temperatur nyala, temperatur bakar, nilai kalor
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBUATAN BRIKET GAMBUT DENGAN METODE PENGERINGAN OVEN (SEBUAH UPAYA PEMANFAATAN POTENSI GAMBUT LOKAL SEBAGAI SUMBER ENERGI). Banda Aceh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam,2012
Baca Juga : PEMETAAN RAWA GAMBUT ACEH BARAT BAGIAN BARAT (Muhammad Reysa, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI DANAU LAOT TADU KABUPATEN NAGAN RAYA (ANGGUN TRI DEWANI, 2024)