Ringkasan berdasarkan hasil pembahasan dalam laporan kerja praktik ini, prosedur pembiayaan rahn ultra mikro (umi) dimulai dengan rahin (pemilik barang) menyerahkan marhun (barang jaminan) kepada petugas. selanjutnya petugas akan melakukan penaksiran terhadap marhun (barang jaminan) untuk menentukan kelayakan barang tersebut dan mentukan berapa jumlah pinjaman yang dapat diberikan. setelah rahin (pemilik barang) menyetujui jumlah pinjaman yang diberikan maka petugas akan melakukan pengisisan data dan petugas akan menanyakan kepada rahin (pemilik barang) apakah memiliki uasah mikro agar dapat diberikan pembiayaan rahn ultra mikro (umi), jika nasabah tersebut mempunyai usaha dan setuju untuk didaftarkan kepembiayaan rahn ultra mikro (umi) beserta bersedia di survai maka petugas akan menginput data nasabah. kemudian tim survei akan mendatangi tempat usaha nasabah yang sudah didaftarkan untuk survei lokasi beserta menginput data kelengkapan, agar kantor pusat dapat menseleksi apakah usaha nasabah tersebut layak mendapatkan pembiayaan rahn ultra mikro (umi). setelah semua prosedur selasai maka nasabah selanjutnya akan dihubungi oleh perusahaan jika mendapatkan pembiayaan rahn ultra mikro (umi) untuk diskon mu’nah (tarif biaya pemeliharaan barang jaminan) dan dapat dilihat saat nasabah melakukan pelunasan rahn.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PROSEDUR PEMBIAYAAN RAHN ULTRA MIKRO (UMI) DI MASA PANDEMI PADA PEGADAIAN SYARIAH UPS RIMO. Banda Aceh Fakultas Ekonomi (D3),2022
Baca Juga : PENYELESAIAN WANPRESTASI PEMBIAYAAN RAHN TASJILY TANAH DI PT. PEGADAIAN PERSERO UNIT PELAYANAN SYARIAH PUNGE BANDA ACEH (TANZIL AHYA, 2025)
Abstract
Baca Juga : SISTEM PEMBIAYAAN KREDIT USAHA RAKYAT (KUR) SYARIAH PADA PT. PEGADAIAN SYARIAH UNIT KAMPUNG MULIA KOTA BANDA ACEH (Robi Airin Syahqi Hasibuan, 2023)