Abstrak air bersih yang layak minum, merupakan air yang telah lolos uji kelayakan sesuai aturan yang berlaku. penyediaannya sendiri dapat bersumber dari berbagai macam jenis. mulai dari air yang disediakan oleh dinas, air minum dalam kemasan, dan yang baru-baru ini muncul dan menjadi alternatif penyedia air minum yang lebih murah adalah air minum isi ulang. air minum isi ulang pun tak lepas dari pengawasan pemerintah melalui dinas kesehatan. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji pengawasan dinas kesehatan kota banda aceh terhadap kualitas air minum isi ulang di kota banda aceh dan untuk mengetahui dan mengkaji faktor-faktor penghambat dinas kesehatan kota banda aceh dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas air minum isi ulang di kota banda aceh. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. analisis dilakukan berdasarkan pada teori pengawasan syafie yang mengacu pada fungsi dalam manajemen untuk menjamin agar pelaksana kerja berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan dalam perencanaan. menurut terry dalam syafie mengatakan bahwa pengawasan dapat dirumuskan sebagai proses penentuan yang harus dicapai yaitu standar yang sedang dilakukan yaitu pelaksanaan, menilai pelaksanaan dan bila perlu melakukan perbaikan-perbaikan sehingga pelaksanaan sesuai dengan rencana, yaitu selaras dengan standar (ukuran). hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berkewajiban untuk selalu berpartisipasi pada usaha perseorangan, seperti air minum isi ulang yang dikelola oleh para pengusaha depot air isi ulang. pemerintah dapat memantau depot air minum isi ulang yang sudah memenuhi syarat kesehatan tersebut melalui stiker yang telah dipasang di setiap depot air minum tersebut. untuk itu dinas kesehatan diharuskan melakukan pengawasan terhadap kualitas air minum pada setiap air minum isi ulang yang dikelola oleh masyarakat. pengawasan dilakukan secara rutin agar kualitas air minum pada semua depot terjamin kualitas dan kuantitasnya, tercatat pada tahun 2020 dari 268 depot air minum hanya ada 10 depot air minum yang mendapatkan rekomendasi dari dinas kesehatan. kata kunci: pengawasan, depot air minum, dinas kesehatan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PERAN DINAS KESEHATAN DALAM PENGAWASAN KUALITAS AIR MINUM ISI ULANG DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas FISIPOL,2022
Baca Juga : TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA DEPOT AIR DALAM PENERAPAN KUALITAS STANDAR MUTU AIR MINUM ISI ULANG DIKAITKAN DENGAN PERLINDUNGAN KONSUMEN DI KOTA BANDA ACEH (Sari Ramadhana, 2017)
Abstract
ABSTRACT Clean drinking water is water that has passed the feasibility test according to applicable regulations. The preparation itself can be sourced from various types. Starting from water provided by the service, bottled drinking water, and what has recently emerged and become a cheaper alternative for drinking water is refilled drinking water. Refill drinking water cannot be separated from government supervision through the Health Service. The purpose of this study was to determine and examine the supervision of the Banda Aceh City Health Office on the quality of refill drinking water in Banda Aceh City and to identify and examine the inhibiting factors of the Banda Aceh City Health Office in monitoring the quality of refill drinking water in Banda Aceh City. Aceh. This study uses a descriptive qualitative approach. The analysis was carried out based on Syafie's supervisory theory which refers to functions in management to ensure that the work implementers run according to the standards set in the planning. According to Terry in Syafie said that supervision can be formulated as a process of determining what must be achieved, namely the standards that are being carried out, namely implementation, assessing implementation and if necessary making improvements so that implementation is in accordance with the plan, namely in line with standards (measures). The results of the study indicate that the government is obliged to always participate in individual businesses, are like refill drinking water managed by refill water depot entrepreneurs. The government can monitor refill drinking water depots that have met the health requirements through stickers that have been installed on the drinking water depots. For that the Health Department is required to supervise the quality of drinking water in every refilled drinking water managed by the community. Monitoring is carried out regularly so that the quality and quantity of drinking water at all depots is guaranteed, it was recorded that in 2020 out of 268 drinking water depots there were only 10 drinking water depots that received recommendations from the Health Department. Keywords: Supervision, Drinking Water Depot, Health Department