Suatu perencanaan pondasi dikatakan benar apabila besaran daya dukung tanah tidak dilampaui oleh beban yang diteruskan oleh pondasi ke tanah. apabila kekuatan tanah dilampaui, maka terjadinya keruntuhan tanah sehingga menyebabkan kerusakan atau kegagalan konstruksi yang berada di atas lapisan tanah pendukung pondasi. tujuan dari penulisan ini adalah untuk memperoleh sebaran nilai daya dukung tanah pada wilayah kecamatan syiah kuala. data sekunder yang digunakan adalah data cone penetration test (cpt) diperoleh dari laboratorium mekanika tanah universitas syiah kuala dan universitas muhammadiyah aceh. lokasi pengambilan data cpt berjumlah 24 titik yang tersebar di beberapa desa dalam kecamatan syiah kuala dengan menggunakan global positioning system (gps). daya dukung ultimit dihitung berdasarkan data cpt dengan menggunakan metode schmertmann (1978) yang diplot dalam bentuk peta sebaran daya dukung ultimit yang dibatasi untuk pondasi dangkal. hasil dari data penelitian ini nilai daya dukung paling tinggi berada di kedalaman 2 meter lokasi gedung ika usk (kopelma darussalam) sebesar 50,6 kg/cm2 dengan prediksi tanah lempung keras dengan kategori daya dukung tinggi, sedangkan nilai daya dukung yang paling rendah berada di tower fren (lamgugob) pada kedalaman 2 meter sebesar 6,54 kg/cm2 prediksi tanah pasir lepas dengan kategori daya dukung rendah . kata kunci: daya dukung ultimit, data cpt, arcgis 10.3, pemetaan, gps, dan pondasi dangkal.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMETAAN KAPASITAS DUKUNG ULTIMIT TANAH BERDASARKAN DATA CONE PENETRATION TEST (CPT) PADA KECAMATAN SYIAH KUALA MENGGUNAKAN APLIKASI ARCGIS. Banda Aceh Fakultas Teknik,2021
Baca Juga : ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN DATA CONE PENETRATION TEST (Try Agus Yuni Kusuma, 2015)
Abstract
A foundation design is correct if the amount of the carrying capacity of the soil is not exceeded by the load transmitted by the foundation to the soil. If the strength of the soil is exceeded, then the collapse of the soil will cause damage or failure of the construction that is above soil of layer.The purpose of this final project is to obtain the distribution of the carrying capacity of the soil in the Syiah Kuala District. The secondary data is Cone Penetration Test (CPT) data obtained from the Laboratory of Soil Mechanics, Syiah Kuala University and Muhammadiyah Aceh University. CPT data is spread over several villages in Syiah Kuala which is 24 points of coordinated by Global Positioning System (GPS). The ultimate bearing capacity is calculated based on CPT data using the Schmertmann (1978) method and plotted in the form of a distribution map of the ultimate bearing capacity which is limited by shallow foundations. The results of this research data that the highest bearing capacity value is in the IKA of USK (Kopelma Darussalam) at a depth of 1 meters of 50,6 kg/cm2 with clay classification, while the lowest bearing capacity is in the Tower Fren ( Lamgugob) at a depth of 2 meters of 6,54 t/m2 and soil classification is loose sand. Keyword: Ultimate bearing capacity, Cone Penetration Test (CPT), ArcGIS 10.3 Global Positioning System (GPS), mapping, shallow foundation.