Kualitas air dapat dipengaruhi oleh banyaknya aktivitas yang terjadi di perairan sekitar pelabuhan yang dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas air. perubahan kualitas air secara biologi dapat diketahui dengan adanya kehadiran atau ketidakhadiran berbagai makhluk hidup sebagai penanda (bioindikator). bioindikator merupakan suatu kelompok organisme yang hidup dan rentan terhadap perubahan lingkungan. salah satu biota yang memiliki peranan penting di dalam perairan dan dapat dijadikan sebagai indikator biologi adalah plankton karena memiliki sifat kepekaan yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kualitas air diperairan pelabuhan perikanan samudera (pps) kutaraja berdasarkan indikator biologi plankton yang ditinjau dari kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan dominansi. penelitian ini dilakukan pada maret 2021 di perairan sekitar pelabuhan perikanan samudera (pps) kutaraja. teknik pengumpulan data menggunakan metode purposive sampling yaitu penentuan lokasi berdasarkan tujuan peneliti. pengambilan sampel dilakukan menggunakan planktonet dan identifikasi plankton dilakukan dengan menggunakan mikroskop 20 µm. berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas air di perairan sekitar pelabuhan perikanan samudera (pps) kutaraja termasuk dalam kategori kurang stabil dengan nilai keanekaragaman sedang
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEANEKARAGAMAN PLANKTON SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS AIR DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA (PPS) KUTARAJA, BANDA ACEH. Banda Aceh Fakultas Kelautan dan perikanan,2021
Baca Juga : MAKROBENTOS SEBAGAI INDIKATOR PENILAIAN KUALITAS AIR DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KUTARAJA, ACEH, INDONESIA (Shella Yusnita, 2021)
Abstract
Water quality can be influenced by the number of activities that occur in the waters around the port which can lead to a deterioration in water quality. Changes in water quality can be detected biologically by the presence or absence of certain living things as markers (bioindicators). Bioindicator is a group of living organisms that are susceptible to environmental changes. One of the biota that has an important role in the waters and can be used as a biological indicator is plankton because it has a high sensitivity to environmental changes. The purpose of this study was to determine the water quality of the Kutaraja Ocean Fishery Port (OFP) based on planktonic biological indicators in terms of abundance, diversity index, uniformity index and dominance. This research was conducted in March 2021 in the waters around the Kutaraja Ocean Fishery Port (OFP). The data collection technique used purposive sampling method, namely the determination of the location based on the objectives of the researcher. Sampling was carried out using a plankton net and identification of plankton was carried out using a 20 m microscope. Based on the results of the study, it shows that the water quality in the waters areas surrounding the Kutaraja Ocean Fishery Port (PPS) is in the moderately polluted category with moderate diversity values
Baca Juga : PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA DI BANDA ACEH (Ade Setiawan, 2014)