Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI
SARTIKA NINGSIH, ANALISIS LAJU INFILTRASI PADA BEBERAPA UMUR TANAMAN KOPI ROBUSTA DI KECAMATAN KETAMBERNKABUPATEN ACEH TENGGARA. Banda Aceh Fakultas Pertanian,2021

Sartika ningsih. 1705108010020. analisis laju infiltrasi pada beberapa umur tanaman kopi robusta di kecamatan ketambe kabupaten aceh tenggara di bawah bimbingan dr. ir. hairul basri, m.sc sebagai ketua dan ir. manfarizah, m.si sebagai anggota. ringkasan infiltrasi merupakan masuknya air ke dalam tanah melalui permukaan tanah secara vertikal akibat adanya pori tanah maka dari itu semakin besar pori tanah maka peluang masuknya air kedalam tanah semakin besar. data laju infiltrasi dapat dimanfaatkan untuk mengetahui kapan suatu limpasan permukaan (run-off) akan terjadi bila suatu jenis tanah telah menerima sejumlah air tertentu. laju infiltrasi tanah pada suatu lahan untuk tanaman yang ingin dikembangkan sangat penting untuk diketahui, apalagi dengan kondisi tanaman yang sering mengalami kekeringan sehingga dapat mengetahui masalah dan mencegah penyebab dari permasalahan pada tanah tersebut. maka dari itu penelitian ini juga dilakukan di kebun kopi robusta yang terletak pada desa bintang bener kecamatan ketambe kabupaten aceh tenggara. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju infiltrasi pada beberapa umur tanaman kopi robusta di kecamatan ketambe kabupaten aceh tenggara. penelitian ini diharapkan dapat menjadi sebuah informasi sehingga masyarakat mengetahui dan dapat mengatasi masalah dari tanaman kopi yang mengalami kekeringan, serta dapat menjadi informasi dalam penelitian lebih lanjut. penelitian ini dilakukan pada 4 titik menurut umur tanaman kopi robusta yaitu titik pertama pada umur 5 tahun, titik kedua berumur 3 tahun, titik ketiga berumur 2 tahun, dan titik keempat berumur 9 bulan. pengukuran laju infiltrasi di lapangan pada penelitian ini menggunakan double ring infiltrometer. hasil pengukuran di lapangan selanjutnya dianalisis dengan metode horton. pada penelitian ini diperoleh laju infiltrasi yang paling tinggi terdapat pada lokasi penelitian di umur 5 tahun yaitu infiltrasi saat awal (f_0) sebesar 150 cm jam־¹ dan infiltrasi saat konstan (f_c) sebesar 24 cm jam־¹ dengan kondisi tanah gembur, banyak serasah dan berlereng. infiltrasi yang paling rendah pada umur 3 tahun yaitu besarnya infiltrasi saat awal (f_0) 12 cm jam־¹ dan besarnya infiltrasi saat konstan (f_c) 0,9 cm jam־¹ dengan kondisi tanah yang padat, tidak berlereng, dan tidak banyak serasah. infiltrasi pada titik 3 umur tanaman 2 tahun yaitu besarnya infiltrasi saat awal (f_0) 15 cm jam־¹ dan besarnya infiltrasi saat konstan (f_c) 6 cm jam־¹ dengan kondisi tanah yang sedikit padat, sedikit berlereng, dan banyak serasah. infiltrasi pada titik 4 umur tanaman 9 bulan yaitu besarnya infiltrasi saat awal (f_0) 24 cm jam־¹ dan besarnya infiltrasi saat konstan (f_c) 8,4 cm jam־¹ dengan kondisi tanah yang sedikit padat, sedikit berlereng, banyak serasah, tidak terdapat naungan yang cukup. pada tanaman yang lebih dewasa laju infiltrasinya tinggi karena semakin lebih dewasa akar tanaman maka pori-pori tanah semakin besar sehingga peluang masuknya air pada tanah semakin besar. akan tetapi berbeda dengan hasil penelitian pada titik kedua umur 3 tahun lebih kecil daripada umur 2 tahun dan 9 bulan dikarenakan kondisi tanahnya mempunyai vegetasi yang banyak dari pada umur 3 tahun yang tidak memiliki vegetasi dan hanya memiliki sedikit serasah.



Abstract

-

Baca Juga : KARAKTERISTIK SIFAT FISIK BIJI KOPI ROBUSTA ACEH (NURRIFKA AULIA, 2024)



    SERVICES DESK