Berdasarkan pasal 8 ayat (1) huruf a undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen disebutkan, bahwa pelaku usaha dilarang memproduksi dan/atau memperdagangkan barang dan/atau jasa yang tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang-undangan. selanjutnya pasal 62 ayat (1) disebutkan, bahwa pelaku usaha yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 8, pasal 9, pasal 10, pasal 13 ayat (2), pasal 15, pasal 17 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, ayat (2), dan pasal 18 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak rp 2.000.000.000,00. walaupun uu perlindungan konsumen sudah menerapkan regulasi tersebut, akan tetapi aksi perdagangan barang yang tidak sesuai standar masih terjadi di kota medan. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan faktor dan modus operandi pelaku melakukan tindak pidana perdagangan barang yang tidak sesuai standar, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi pidana kepada pelaku tindak pidana perdagangan barang yang tidak sesuai standar dan upaya serta hambatan aparat penegak hukum dalam menanggulangi tindak pidana perdagangan barang yang tidak sesuai standar. data diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca buku-buku, teks, jurnal ilmu hukum pidana dan perundang-undangan, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai informan dan responden. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pelaku melakukan tindak pidana produk perdagangan adalah faktor menghindari prosedur, faktor untuk menambah keuntungan, faktor perkembangan teknologi, modus operandi pelaku tindak pidana produk predagangan adalah dengan mendapatkan produk perdagangan tersebut melalui media penjualan online bernama tokopedia, pertimbangan hakim dalam menjatuhkan sanksi denda kepada pelaku berdasarkan penilaian hakim yang melakukan penilaian besar kecilnya akibat yang timbul dari tindak pidana. upaya aparat penegak hukum adalah dengan memberikan pembekalan kepada masyarakat terkait produk perdagangan yang baik dan hambatan aparat penegak hukum adalah masih banyak situs yang menyediakan produk perdangan serupa. disarankan kepada hakim pengadilan negeri medan untuk menjatuhkan sanksi pidana penjara kepada pelaku tindak pidana produk perdagangan yang tidak sesuai standar dan disarankan kepada pemerintah untuk mengawasi perdagangan online agar sesuai dengan standar perdagangan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINDAK PIDANA PERDAGANGAN BARANG YANG TIDAK SESUAI STANDAR DAGANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEDAN). Banda Aceh Fakultas Hukum,2021
Baca Juga : TINDAK PIDANA PERDAGANGAN PRODUK KOSMETIK YANG TIDAK MENCANTUMKAN INFORMASI DAN PETUNJUK PENGGUNAAN BARANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEDAN) (Kinanti Putri Hamzli, 2023)
Abstract
Baca Juga : TINDAK PIDANA TERHADAP KEJAHATAN PENCURIAN BARANG DI DALAM TOKO USAHA DAGANG (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SABANG) (WAHYU MUZZAMMIL, 2022)