Provinsi nad memiliki daerah yang luas, bentuk topografi yang terpisah oleh pegunungan, bukit, hutan dengan menggunakan gelombang mikro sebagai sistern utama komunikasi antar daerah. gangguan keamanan di provinsi nad memberi dampak buruk bagi kelancaran komunikasi sehingga untuk menjaga keberlangsungan komunikasi antar daerah perlu dibuat kontingensi sebagai sistem cadangan atau pendukung bila sistem utama yang ada mengalami kerusakan. sistem komunikasi yang sesuai untuk tujuan ini pada daerah dengan kondisi geografis seperti provinsi nad adalah sistem komunikasi satelit. pengumpulan data untuk rnelakukan analisis perencanaan ini didapatkan dan pt. telkom, long distance representative office (ro) serta kantor statistik banda aceh. berdasarkan hasil analisis data, sistem kornunikasi satelit idr menempatkan stasiun bumi di banda aceh sebagai stasiun sentral serta meulaboh, tapaktuan, sigli, lhokseumawe dan langsa sebagai stasiun remote. untuk perhitungan link bubget menunjukkan nilai eb/no sekitar 8,8 yang menghasilkan ber lebih kecil dari 10-8 untuk semua link komunikasi yang menyatakan sistem komunikasi satelit idr sudah memenuhi standar untuk berbagai aplikasi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI PERENCANAAN KONTINGENSI SISTEM TELEKOMUNIKASI MENGGUNAKAN TRANSMISI STELIT IDR DI PROVINSI NAD. Banda Aceh Fakultas Teknik Elektro,2004
Baca Juga : ANALISA PERANCANGAN SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO JALUR BNA CENTRUM SIMPANG 7 ULEE KARENG SECARA MANUAL DAN SOFTWARE PATHLOSS (Mirza Oktavizal, 2024)