Penentuan prioritas pemeliharaan drainase di kota banda aceh dengan menggunakan analisis multi kriteria (amk) teuku kudratul amal husfa nim 1704201010034 program studi magister teknik sipil jurusan teknik sipil - fakultas teknik universitas syiah kuala abstrak kota banda aceh terdapat 8 zona drainase. kondisi kerusakan drainase pada 8 zona telah berkontribusi terhadap tergenangnya kota banda aceh seluas 12,66 ha dan lama genangan > 2 jam saat musim hujan. pemeliharaan drainase tidak dapat dilakukan pada seluruh zona secara simultan, karena pemerintah kota banda aceh setiap tahunnya mempunyai keterbatasan anggaran. oleh karena itu, perlu ditentukan skala prioritas, guna mengetahui zona mana yang paling penting dilakukan pemeliharaan untuk kepentingan publik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan drainase, kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam pemeliharaan drainase, dan urutan prioritas pemeliharaan drainase di kota banda aceh. pemeliharaan drainase yang ditinjau adalah pemeliharaan khusus dan rehabilitasi. penelitian ini menggunakan pendekatan metode kuantitatif melalui kuesioner. responden untuk identifikasi partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan drainase ditujukan kepada 100 masyarakat kota banda aceh melalui teknik stratified random sampling. responden untuk identifikasi kriteria yang dominan dan urutan prioritas dalam pemeliharaan drainase ditujukan kepada 5 stakeholders melalui teknik purposive sampling. kriteria yang ditinjau adalah kriteria kondisi drainase, luas daerah tangkapan, luas daerah genangan, lama genangan, dan partisipasi masyarakat. alternatif yang ditinjau adalah zona 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan zona 8. teknik analisis data digunakan statistik deskriptif, dan amk. hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan drainase adalah 94% masyarakat tidak pernah membuat bangunan di atas drainase dan 12% masyarakat sering membersihkan saluran dalam sistem drainase lokal. kriteria yang dominan perlu dipertimbangkan dalam pemeliharaan drainase adalah kriteria kondisi drainase dengan nilai bobot kriteria rata-rata sebesar 0,43. prioritas utama pemeliharaan drainase adalah zona 6 sebagai prioritas 1 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 6,83, zona 3 sebagai prioritas 2 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 6,02, dan zona 2 sebagai prioritas 3 dengan nilai kinerja alternatif sebesar 4,87. kata kunci: prioritas, pemeliharaan, drainase, kriteria, alternatif, amk
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
PENENTUAN PRIORITAS PEMELIHARAAN DRAINASE DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS MULTI KRITERIA (AMK). Banda Aceh Fakultas Teknik,2021
Baca Juga : ANALISA PRIORITAS PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN BANGUNAN PASAR PERMANEN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN ACEH BESAR (SALMAN, 2022)
Abstract
DETERMINATION OF DRAINAGE MAINTENANCE PRIORITIES IN BANDA ACEH CITY USING MULTI CRITERIA ANALYSIS (MCA) Teuku Kudratul Amal Husfa Student Number 1704201010034 Master Program of Civil Engineering Civil Engineering Department of Engineering Faculty University Syiah Kuala Abstract The city of Banda Aceh has 8 drainage zones. The condition of drainage damage in 8 zones has contributed to the inundation of Banda Aceh City covering an area of 12.66 hectares and inundation duration of > 2 hours during the rainy season. Drainage maintenance cannot be carried out in all zones simultaneously, because the Banda Aceh City Government has a limited budget every year. Therefore, it is necessary to determine a priority scale, in order to find out which zones are most important for maintenance for the public interest. This study aims to determine the level of community participation in drainage maintenance, the dominant criteria that need to be considered in drainage maintenance, and the order of priority for drainage maintenance in Banda Aceh City. Drainage maintenance under review is special maintenance and rehabilitation. This study uses a quantitative method approach through a questionnaire. Respondents to identify community participation in drainage maintenance were addressed to 100 people in Banda Aceh City through stratified random sampling technique. Respondents to identify the dominant criteria and order of priority in drainage maintenance were addressed to 5 stakeholders through purposive sampling technique. The criteria reviewed were the criteria for drainage conditions, catchment area, inundation area, inundation duration, and community participation. The alternatives reviewed were zones 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, and zone 8. The data analysis technique used descriptive statistics, and MCA. The results showed that the level of community participation in drainage maintenance was 94% of the people never built buildings above the drainage and 12% of the people often cleaned the channels in the local drainage system. The dominant criterion that needs to be considered in the maintenance of drainage is the criteria for drainage conditions with an average weight value of 0.43. The main priority of drainage maintenance is Zone 6 as priority 1 with an alternative performance value of 6.83, Zone 3 as priority 2 with an alternative performance value of 6.02, and Zone 2 as priority 3 with an alternative performance value of 4.87. Key Words: Priority, maintenance, drainage, criteria, alternatives, MCA
Baca Juga : PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMELIHARAAN DRAINASE GAMPONG JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH (TAUFIQ ALHAQQI, 2022)