Kata kunci: tari pedeung, adat. penelitian yang berjudul "tari peudeung pada adat turun mandi anak (pada sanggar lempia)" ini mengangkat masalah bagaimana bentuk penyajian tari peudeung pada adat turun mandi anak pada sanggar lempia, dan bagaimana makna yang terdapat dalam gerak tari peudeung pada adat turun mandi anak pada sanggar lempia. penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk penyajian tari peudeung pada adat turun mandi anak pada sanggar lempia, dan mendeskripsikan makna yang terdapat dalam gerak tari peudeung pada adat turun mandi anak pada sanggar lempia. metode yang digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. pengolahan data menggunakan display data, reduksi data, dan verifikasi data. hasil penelitian menunjukkan bahwa adat turun mandi anak di masyarakat aceh dimulai dengan peusijuek, cukoo ok, peucicap, memperlihatkan hati ayam, geurasi nan, yang diakhiri dengan membaca do'a oleh teungku, lalu membelah kelapa, dan membuang kelapa tersebut sebelah ke atas rumah dan sebelah lagi diletakkan di depan rumah kemudian baru melaksanakan tari peudeung dan membawa bayi keluar rumah dan membawa pulang ke rumah dengan mengucapkan salam. terdapat 8 ragam gerak dalam tari peudeung. tari peudeung ditarikan oleh 2 orang penari laki-laki dengan berbusana baju panjang lengan berwarna hitam dengan motif pintu aceh pada bagian lingkaran lengan dan di depan dada, celana panjang hitam dengan motif pucuk rebung pada lingkaran kaki, songket, dan tengkulok. makna yang terdapat dalam tari peudeung pada adat turun mandi anak pada sanggar lempia tersebut merupakan suatu pembelajaran bagi anak bahwasannya kehidupan di masa akan datang sulit dan bisa menjaga diri sendiri.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TARI PEUDEUNG PADA ADAT TURUN MANDI ANAK (SUATU PENELITIAN PADA SANGGAR LEMPIA). Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2011
Baca Juga : SEUDATI INOENG PADA SANGGAR LEMPIA ACEH (KHANA ERVINA, 2021)
Abstract
Baca Juga : PEMBELAJARAN TARI TRADISIONAL ACEH PADA SANGGAR DI KOTA BANDA ACEH (INTAN, 2017)