Abstrak penelitian ini berjudul “analisis kesalahan penggunaan ejaan dalam surat keluar fakultas keguruan dan ilmu pendidikan universitas syiah kuala”. kesalahan pemakaian ejaan dalam surat dinas menyebabkan bahasanya menyimpang dari norma atau kadiah yang berlaku sehingga mengurangi fungsi bahasa sebagai alat komunikasi. dengan demikian, pemakaian ejaan yang disempurnakan (eyd) sangat dibutuhkan dalam penulisan surat dinas. pengggunaan ejaan sangat penting diperhatikan ketika menulis surat yang meliputi penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, dan penggunaan tanda baca. yang menjadi masalah dalam tulisan ini adalah kesalahan ejaan apakah yang terdapat dalam surat keluar pada fkip unsyiah. tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan penggunaan ejaan baik berupa penggunaan huruf, penulisan kata, penulisan unsur serapan, maupun penggunaan tanda baca dalam penulisan surat dinas fkip unsyiah. metode yang digunakan adalah metode deskriptif. sumber data penelitian adalah surat keluar fkip unsyiah dari 01 januari - 31 desember pada tahun 2011 yang berjumlah 24 surat dengan sampel 2 surat tiap bulan. surat yang menjadi bahan penelitian penulis analisis satu per satu untuk menemukan kesalahan-kesalahan berdasarkan masalah yang penulis kemukakan. hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat unsur ejaan yang penulis analisis, satu di antaranya tidak penulis temukan kesalahannya, yakni penulisan unsur serapan. ketiga unsur yang penulis temukan kesalahannya adalah penggunaan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN DALAM SURAT KELUAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2013
Baca Juga : ANALISIS KESALAHAN EJAAN DALAM SURAT DINAS PADA KANTOR WALI KOTA SUBULUSSALAM (Hayati Kombih, 2018)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM TESIS MAHASISWA MAGISTER ADMINISTRASI PENDIDIKAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Maimunah, 2025)