Kata kunci : eksistensi, melengkan, dan budaya gayo penelitian yang berjudul " eksistensi melengkan dalam adat perkawinan budaya gayo" ini mengangkat masalal bagaimanakah eksistensi dan perkembangan melengkan dalam adat gayo, serta bagaimana nilai-nilai edukatif dan makna simbolik yang terkandung dalam kesenian melengkan pada adat budaya gayo. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi, perkembangan, nilai-nilai kependidikan dan makna simbol yang terkandung dalam melengkan. pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan pengkajian dokumen. hasil penelitian menunjukkan bahwa melengkan lahir dari tuntutan sosial perkawinan dalam masyarakat gayo, melengkan merupakan salah satu bentuk kesenian masyarakat gayo semacam pidato yang menggunakan bahasa gayo dalam bentuk bahasa kiasan. fungsi melengkan antara lain menyampaikan tujuan dan maksud dari kedua belah pihak (pihak dari laki-laki dan pihak perempuan) serta sebagai kata sambutan yang maupun pidato yang menggunakan bahasa kiasan. disamping itu makna hakiki melengkan antara lain menunjukkan bahwa masyarakat gayo sangat kental dengan nilai agama islam yang dajarn pergaulan senantiasa merendahkan diri, mempererat hubungan kekeluargaan antara satu keluarga dengan keluarga yang lain (ume berume).
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
EKSISTENSI MELENGKAN DALAM ADAT PERKAWINAN BUDAYA GAYO. Banda Aceh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,2011
Baca Juga : EKSISTENSI ADAT FARAK (PENGASINGAN) PADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYO (STUDI KASUS DI KECAMATAN BINTANG) (Irawati, 2017)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS PENGGUNAAN PANTUN DALAM BUDAYA MASYARAKAT GAYO LUES (Susi Susanti, 2019)