Stunting merupakan kondisi panjang atau tinggi badan yang kurang dari minus dua standar deviasi standar pertumbuhan anak indonesia. stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis di 1000 hari pertama kehidupan. metode data panel spasial dikembangkan untuk menyelesaikan permasalahan yang berhubungan dengan objek spasial yang diukur secara berkala dengan melibatkan unsur wilayah dan waktu. tujuan penelitian ini adalah menentukan model terbaik serta faktor-faktor yang memengaruhi balita stunting di indonesia menggunakan data panel spasial. data yang digunakan bersumber dari website badan pusat statistik dan publikasi kementerian kesehatan republik indonesia tahun 2015-2019. penentuan model terpilih dilakukan dengan membandingkan model sar random effect dan sem random effect berdasarkan nilai r^2 dan aic. model sem random effect menghasilkan nilai r^2 terbesar dan aic terkecil. hasil penelitian menunjukkan bahwa balita gizi buruk dan gizi kurang, balita mendapat vitamin a, serta pengeluaran per kapita rumah tangga untuk makanan berpengaruh signifikan terhadap persentase balita stunting di indonesia. kata kunci: stunting, data panel, data panel spasial, sem random effect
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PEMODELAN DATA PANEL SPASIAL DALAM MENENTUKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI BALITA STUNTING DI INDONESIA. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN (PMT) DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS LAWE SIGALA-GALA KABUPATEN ACEH TENGGARA (Diva Nabila, 2024)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN JUMLAH PENDAPATAN KELUARGA DAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KABUPATEN PIDIE (SUKMA JUWITA, 2019)