Bimbingan dan konseling merupakan suatu proses bantuan yang diberikan kepada siswa secara terus menerus mempunyai beberapa fungsi penting antara lain: fungsi preventif fungsi ini berperan untuk mencegah siswa dari pennasalahan yang mungkin ada, dan _akan mengarahkan perkembangan siswa seoptimal mungkin. adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi preventif yang telah dilaksanakan, kapan biasanya dilaksanakan, dan hambatan yang dihadapi. populasi dalam penelitian ini adalah semua guru pembimbing yang ada pada smu negeri di aceh besar, sebanyak 20 guru pembimbing dan semuanya dijadikan sampel. penelitian ini menggunakan statistik sederhana. instrumen yang digunakan angket dan wawancara. pengolahan data dilakukan dengan menghitung setiap jawaban responden dari masing-masing item, dengan cara menghitung frekuensi dan persentasenya. hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya guru pembimbimg telah melaksanakan layanan orientasi, layanan informasi, layanan pengumpulan data dan layanan konseling kelompok, sedangkan pada layanan lain masih kurang dilaksanakan. kebiasaan guru pembimbing melaksanakan layanan fungsi preventif, banyak dilakukan pada awal penerimaan siswa baru. hambatan-hambatan yang umum dihadapi oleh guru pembimbing dalam pelaksanaannya seperti; kurangnya alat pengumpulan data, tidak tersedia waktu, kurang keterampilan, biaya yang kurang memadai, kurangnya kerja sama dengan staf-staf sekolah. diharapkan kepada semua pihak terkait dapat membantu atau memperhatikan para guru pembimbing dalam usaha meningkatkan pelaksanaan fungsi preventif.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PELAKSANAAN FUNGSI PREVENTIF PROGRAM BIMBINGAN KONSELING (SUATU PENELITIAN PADA SMA NEGERI DI ACEH BESAR). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENGELOLAAN PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 17 KOTA BANDA ACEH (Khairiah, 2016)