Rekorder merupakan salah satu alat musik tiup yang termasuk ke dalam kelompok seruling, tidak memakai lidah getar yang terbuat dari kayu, logam ataupun ebonit (plastik). alat musik ini terdiri dari tujuh lubang jari depan dan satu lubang jempol di belakang yang mempunyai hulu tiup berbentuk pipih. dalam mempelajari alat musik tiup ini harus memiliki teknik yang tepat agar mendapatkan hasil yang baik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara dosen mengajarkan alat musik rekorder pada mahasiswa sendratasik fkip unsyiah sekaligus mengetahui cara belajar alat musik rekorder yang diterapkan oleh mahasiswa sendratasik fkip unsyiah.metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengolahan data meliputi observasi dengan menggunakan dattar check-list dan wawancara. pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan mahasrswa sendratasik fkip unsyiah yang mengukutt mata kuliah ansambel serta mengolah data dan melakukan penafsiran. hasil penelitian menunjukkan bahwa cara dosen menganarkan alat musik rekorder pada mahasiswa program studi sendratasik dimulai dengan beberapa tahap yaitu teknik penjarian, teknik tiup, dan baca notasi. cara belajar alat musik rekorder yang dilakukan oleh mahasiswa sendratsik dilakukan secara individu dan berkelompok. belajar secara individu dimulai dengan mempelajari notasi, ketukan, teknik tiup dan teknik penjarian. belajar secara berkelompok dilakukan dengan mempelajari rekorder berdasarkan arransemen. hambatan dalam proses pembelajaran alat musik rekorder umumnya yaitu kurangnya penguasaan teknik penjarian, baca notasi, serta teknik tiup
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
METODE PEMBELAJARAN ALAT MUSIK REKORDER PADA MAHASISWA SENDRA TASIK FKIP UNSYIAH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : METODE PEMBELAJARAN ENSAMBEL MUSIK PERKUSI PADA MAHASISWA SENDRATASIK FKIP UNSYIAH (Sari Rahmi, 2024)
Abstract
Baca Juga : ENGLISH TEACHING AT SMPIT NURUL ISHLAH BANDA ACEH (AN EVALUATIVE DESCRIPTIVE STUDY) (Rina Syafitri, 2016)