Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Geubrina Dara Alisa, PROFIL PENGGUNAAN OBAT PASIEN RAWAT INAP COVID-19 DAN MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT PADA MASA PANDEMI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Penyakit coronavirus disease-2019 (covid-19) adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (sars-cov-2). tata laksana pasien dengan covid-19 dapat berbeda antar fasilitas layanan kesehatan dengan pertimbangan beberapa faktor. penelitian ini dilakukan melalui 2 tahapan yang bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat pasien rawat inap covid-19 dan manajemen pengelolaan obat pada masa pandemi di rsud dr. zainoel abidin. penelitian ini menggunakan metode cross-sectional melalui data retrospektif rekam medis elektronik pasien rawat inap covid-19 periode 2020 dan melalui wawancara terpimpin terhadap beberapa apoteker. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada 933 sampel penelitian, pasien yang terbanyak adalah laki-laki (51,55%), rentang umur pasien mendominasi pada 46-65 tahun (39,55%), dan durasi rawat inap terbanyak adalah 4-10 hari (57,23%). penyakit penyerta yang paling banyak diderita pasien adalah diabetes melitus (26,45%). pasien yang menerima antivirus sebanyak 747 pasien (80,06%), antibiotik sebanyak 832 pasien (89,17%), aminokuinolin sebanyak 33 pasien (3,54%), kortikosteroid sebanyak 148 pasien (15,86%) dan antikoagulan sebanyak 275 pasien (29,47%). multivitamin dan terapi tambahan terbanyak yang diterima pasien berturut-turut adalah vitamin c sebanyak 788 pasien (84,46%) dan parasetamol sebanyak 276 pasien (29,58%). potensi interaksi obat ditermukan terjadi pada 378 pasien (40,51%) dengan total kejadian 707 interaksi, yaitu minor sebanyak 110 kejadian (15,56%), moderate sebanyak 368 kejadian (52,05%) dan major sebanyak 229 kejadian (32,39%). adapun manajemen pengelolaan obat pada masa pandemi di rsud dr. zainoel abidin secara umum sama dengan keadaan pada biasanya, namun perencanaan obat difokuskan berdasarkan pola kebutuhan obat pasien covid-19, pendistribusian obat melalui depo farmasi pinere dan visite yang dilakukan oleh apoteker frekuensinya lebih sedikit. kata kunci: covid-19, rawat inap, interaksi obat, manajemen obat



Abstract



    SERVICES DESK