Obia (object based image analysis) adalah pendekatan baru untuk analisis tutupan lahan. pendekatan obia dinilai lebih unggul dari klasifikasi berbasis piksel karena tidak hanya mempertimbangkan aspek spektral tetapi juga spasial objek. objek dihasilkan melalui proses segmentasi yang merupakan proses pengelompokan piksel berdekatan dengan kualitas yang sama (kesamaan spektral). secara umum proses klasifikasi dengan metode obia melalui dua tahapan utama yaitu segmentasi citra dan klasifikasi. salah satu citra satelit yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi penutupan dan penggunaan lahan adalah citra satelit sentinel-2. penelitian ini bertujuan untuk pemetaan tutupan lahan dengan pendekatan obia pada citra sentinel-2 di kecamatan karang baru, kabupaten aceh tamiang. penelitian ini dilakukan di kecamatan karang baru, kabupaten aceh tamiang dan pengolahan data di laboratorium kartografi dan penginderaan jauh fakultas pertanian universitas syiah kuala. penelitian ini dilaksanakan pada 12 januari sampai dengan 28 juni 2021. pemetaan tutupan lahan menggunakan pendekatan object based image analysis di kecamatan karang baru kabupaten aceh tamiang terdiri dari 2 tahap(level) kelas, dengan uraian sebagai berikut : (i) tahap 1 terdiri atas kelas vegetasi dengan luas 8941,44 ha dan non-vegetasi dengan luas 1414,32 ha, (ii) tahap 2 dari kelas vegetasi terdiri atas kelas perkebunan dengan luas 6611,06 ha dan sawah dengan luas 2330,38 ha, sedangkan level 2 dari kelas non vegetasi terdiri atas kelas badan air dengan luas 99,58 ha, permukiman dengan luas 1135,23 ha, dan lahan terbuka dengan luas 179,51 ha. hasil akurasi yang didapatkan pada tiap kelas tutupan lahan adalah 100% dan nilai kappa yang didapatkan pada tiap kelas tutupan lahan adalah 1, dimana termasuk kedalam kelas sangat kuat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
APLIKASI OBIA PADA CITRA SENTINEL-2 UNTUK PEMETAAN TUTUPAN LAHAN. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENERAPAN METODE SEGMENTASI PADA CITRA MEDIUM RESOLUTION DAN CITRA HIGH RESOLUTION UNTUK PEMETAAN TUTUPAN LAHAN (STUDI KASUS: KECAMATAN PEUKAN BADA) (RISKA YULIA PUTRI, 2021)