Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
NOLA LISVIANANDA, PEMANFAATAN CITRA SENTINEL-2 UNTUK ANALISIS FASE TANAMAN PADI DI KABUPATEN PIDIE DENGAN PENDEKATAN SPECTRAL ANGLE MAPPER DAN NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

nola lisviananda. 1705108010021. pemanfaatan citra sentinel-2 untuk analisis fase tanaman padi di kabupaten pidie dengan pendekatan spectral angle mapper dan normalized difference vegetation index. dibawah bimbingan sugianto sebagai pembimbing utama dan muhammad rusdi sebagai pembimbing anggota. ringkasan tanaman padi (oryza sativa sp.) adalah tanaman budidaya terpenting yang tersebar luas hampir di seluruh bagian dunia. pentingnya meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya tanaman padi perlu dilakukan oleh pemerintah untuk mencapai swasembada pangan. kabupaten pidie merupakan kabupaten dengan penghasil padi terbesar kedua setelah kabupaten aceh utara dengan luas tanam mencapai 40.051,96 ha dan produksi total sebanyak 248.059,62 ton. berdasarkan data dari badan pusat statistik (bps) kabupaten pidie, produksi tanaman padi selama 3 tahun terakhir (2018 - 2020) mengalami penurunan. hal ini dapat mengurangi produksi padi secara nasional. salah satu cara untuk mencapai target produksi padi secara nasional yaitu dengan melakukan pemantauan terhadap kondisi pertumbuhan tanaman padi. penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan interpretasi citra yang terdiri dari 3 bagian utama, yaitu tahap persiapan, pra analisis, dan analisis data dengan menggunakan algoritma sam (spectral angle mapper) dan ndvi (normalized difference vegetation index) sehingga menghasilkan sebaran fase pertumbuhan tanaman padi di tiga kecamatan yang ada di kabupaten pidie yaitu kecamatan mutiara timur, glumpang baro dan glumpang tiga. luas tanam berdasarkan fase pertumbuhan menggunakan algoritma sam menghasilkan luasan terbesar pada tahun 2021 terdapat pada fase generatif dengan luas 801,37 ha. tahun 2020, luasan terbesar terdapat pada fase bera kering dengan luas 1250,74 ha. tahun 2019, luasan terbesar terdapat pada fase bera kering dengan luas 1.311,94. sedangkan pada algoritma ndvi menghasilkan luasan terbesar tahun 2021 terdapat pada fase bera kering dengan luas 1499.60 ha. tahun 2020 luasan terbesar terdapat pada fase bera kering dengan luas 1.905,55 ha dan pada tahun 2019 luasan terbesar terdapat pada fase bera kering 1.506,52 ha. hasil uji akurasi menunjukkan tingkat ketelitian klasifikasi sam dan ndvi memiliki tingkat akurasi dengan nilai yang berbeda. algoritma ndvi memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma sam dengan kisaran nilai 66% - 77% dibandingkan dengan sam yang memiliki kisaran nilai 30% - 60%.



Abstract



    SERVICES DESK