Telah dilakukan perancangan sistem pembangkit energi terbarukan menggunakan sensor piezoelektrik. penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pembangkit energi terbarukan menggunakan sensor piezoelektrik dengan input aliran air kontinu dan melihat pengaruh jumlah sensor yang digunakan terhadap keluarannya. sensor yang digunakan dalam penelitian ini adalah piezoelektrik tipe abt-441-rc sebanyak 4, 8, 12, 16, dan 20 sensor yang dirangkai secara paralel. output yang diamati berupa tegangan dan arus listrik. rata-rata nilai efektifitas sensor piezoelektrik berada pada selang waktu 40-140 sekon. pada penelitian ini diperoleh nilai rata-rata tegangan 4, 8, 12, 16, dan 20 sensor sebesar 229.79 mv, 391.32 mv, 614.38 mv, 835.05 mv, dan 1085.12 mv dan nilai rata-rata arus listrik sebesar 5.38µa, 8.57 µa, 13.11 µa, 18.12 µa, dan 22.92 µa. semakin bertambahnya jumlah sensor yang digunakan maka nilai tegangan dan arus listrik yang dihasilkan semakin bertambah. piezoelektrik dapat digunakan sebagai penghasil tenaga listrik dalam skala kecil karena prinsipnya sebagai penghasil energi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan seperti aliran air kontinu. kata kunci : piezoelektrik, tegangan listrik, arus listrik, aliran air kuntinu.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERANCANGAN SISTEM PEMBANGKIT ENERGI TERBARUKAN MENGGUNAKAN SENSOR PIEZOELEKTRIK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PIKOHIDRO SISTEM TERAPUNG (Harry Sukma, 2024)
Abstract
Baca Juga : PENGEMBANGAN MODUL PIEZOELEKTRIK UNTUK MEMANEN ENERGI PUTARAN DAN TEKANAN BAN KENDARAAN SEBAGAI SUMBER DAYA SENSOR NIRKABEL (Muhammad Ikbal, 2026)