Abstrak. tanaman padi merupakan tanaman budidaya terpenting dalam peradaban yang menjadi sumber pangan utama di indonesia. namun, kondisi iklim yang berubah – ubah menyebabkan terjadinya cuaca ekstrim seperti rendahnya curah hujan secara terus – menerus sehingga kekeringan yang terjadi pada berbagai fase pertumbuhan tanaman padi dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil produksi tanaman padi. hal ini dapat diatasi dengan manajemen air yang memadai dan pemupukan. pemupukan berkaitan erat dengan ketersediaan air dan unsur hara di dalam tanah. salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pemupukan n dan k. hal ini dikarenakan unsur hara nitrogen dan kalium dapat berperan penting terhadap pemulihan tanaman padi yang mengalami kekeringan untuk menjaga kestabilan produktivitas tanaman padi akibat kondisi iklim yang berubah dengan cepat. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kekeringan dan pemupukan n dan k serta interaksi ketiga faktor terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas inpari 30. penelitian dilakukan di rumah kaca 1 fakultas pertanian universitas syiah kuala yang berlangsung pada november 2020 sampai februari 2021. rancangan yang dilakukan pada penelitian ini adalah rancangan petak – petak terpisah (rppt) atau split – split plot design pola rak faktorial 3 x2 x 2 dengan 3 ulangan. faktor yang diteliti yaitu kekeringan yang terdiri dari 3 taraf (tanpa kekeringan, kekeringan fase vegetatif dan kekeringan fase generatif), pemupukan nitrogen yang terdiri dari 2 taraf (100 kg n/ha dan 200 kg n/ha) dan pemupukan kalium yang terdiri dari 2 taraf (75 kg k/ha dan 150 kg k/ha). hasil penelitian menunjukkan bahwa kekeringan berpengaruh sangat nyata terhadap peubah skor daun menggulung, tinggi tanaman (30 hst dan 45 hst), jumlah anakan produktif, berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, berat kering akar, berat kering tajuk, rasio akar tajuk, jumlah gabah berisi, berat gabah berisi, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi, berat 1000 butir dan produktivitas serta berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman (60 hst dan saat panen), jumlah dauan 45 hst, umur berbunga dan panjang akar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap peubah tinggi tanaman 15 hst, jumlah daun (15 hst, 30 hst dan 60 hst) dan jumlah anakan total (15 hst, 30 hst, 45 hst dan 60 hst). respon pertumbuhan terendah terdapat pada kekeringan fase vegetatif sedangkan hasil produksi padi terendah terdapat pada kekeringan fase generatif. terdapat interaksi yang sangat nyata antara kekeringan dengan pemupukan n terhadap peubah jumlah daun (45 hst dan 60 hst), berat brangkasan basah, berat brangkasan kering, berat kering akar, berat kering tajuk, rasio akar tajuk, jumlah gabah berisi dan berat gabah berisi serta interaksi yang nyata terhadap peubah tinggi tanaman 60 hst, jumlah anakan produktif, dan produktivitas. terdapat interaksi yang sangat nyata antara kekeringan dan pemupukan k terhadap peubah skor daun menggulung, jumlah daun 45 hst, jumlah anakan total (30 hst, 45 hst dan 60 hst), berat kering akar, berat kering tajuk, rasio akar tajuk, jumlah gabah berisi, berat gabah berisi dan produktivitas serta terdapat interaksi yang nyata terhadap peubah jumlah daun 60 hst, panjang akar, berat brangkasan kering, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan berat 1000 butir. terdapat interaksi yang sangat nyata antara kekeringan, pemupukan n dan k terhadap peubah tinggi tanaman (30 hst dan 45 hst), jumlah anakan total 30 hst, jumlah anakan produktif, berat brangkasan basah, berat kering akar, rasio akar tajuk, jumlah gabah berisi, berat gabah berisi, persentase gabah hampa, persentase gabah berisi dan produktivitas. dosis nitrogen dan kalium terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman padi yang mengalami kekeringan fase vegetatif maupun kekeringan fase generatif terdapat pada 100 kg n/ha dan 75 kg k/ha. respon pertumbuhan dan hasil tanaman padi berbeda – beda terhadap kekeringan, pemupukan n dan k. kata kunci : fase, inpari 30, kekeringan, nitrogen dan kalium, produktivitas
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KEKERINGAN, PEMUPUKAN N DAN K TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN FOSFOR TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI DAN EFISIENSI AGRONOMIS PADI (ORYZA SATIVA L) (NURUL HAFIDHAH, 2026)
Abstract
Baca Juga : STUDI KEKERINGAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PADI DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (sutarni, 2016)