Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
NIDA KHAFIYYA, ANALISIS KEBERLANJUTAN PERIKANAN TANGKAP BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI LHOK KUALA GIGIENG, ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Analisis keberlanjutan perikanan tangkap berbasis kearifan lokal di lhok kuala gigieng, aceh besar merupakan suatu analisis untuk megetahui tingkat keberlanjutan perikanan dengan mempertahankan keseimbangan antara tingkat eksploitasi dengan tingkat pemanfaatan sumberdaya perikanan yang berbasis kearifan lokal. pengelolaan perikanan adalah proses terintegrasi dalam pengumpulan informasi, analisis, perencanaan, konsultasi, pembuatan keputusan, alokasi sumberdaya dan implementasi dari berbagai aturan dibidang perikanan dalam rangka menjamin kelangsungan produktivitas sumberdaya dan pencapaian tujuan perikanan lainnya. tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status keberlanjutan perikanan tangkap dan mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan perikanan tangkap di lhok kuala gigieng. penelitian ini dilaksanakan pada bulan maret 2021. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survei yang dilakukan pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. analisis yang digunakan adalah analisis rapfish (rapid appraisal for fisheries) merupakan analisis untuk mengukur dan menggambarkan kondisi lestari sumberdaya kelautan dan perikanan atau mengevaluasi keberlanjutan (sustainability). hasil dari penelitian ini adalah pada dimensi ekologi barada pada kategori baik berkelanjutan dengan nilai 86.86, dimensi ekonomi berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan nilai 69.08, dimensi sosial berada pada kategori baik berkelanjutan dengan nilai 91.22, dan dimensi kelembagaan berada pada kategori baik berkelanjutan dengan nilai 81.60. atribut yang paling berpengaruh terhadap perikanan tangkap berbasis kearifan lokal di lhok kuala gigieng pada dimensi ekologi yaitu sebesar 6,27 untuk atribut pemanfaatan pohon bakau untuk operasi penangkapan ikan. dimensi ekonomi yaitu menunjukkan nilai tertinggi sebesar 6,06 untuk kepemilikan (penerima keuntungan dari kepemilikan). dimensi sosial yaitu nilai tertinggi sebesar 6,27 untuk atribut pengalaman nelayan dan, dimensi kelembagaan yaitu 6,16 untuk pengaruh tokoh lokal. kata kunci : keberlanjutan, kearifan lokal, rapfish, ekologi, ekonomi, sosial, kelembagaan



Abstract



    SERVICES DESK