Penelitian tentang kerentanan pesisir dengan parameter geo-oseanografi telah dilakukan di pesisir utara aceh besar pada bulan oktober hingga januari 2021. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dari indeks sensitivitas dan bencana pesisir di daerah utara aceh besar. pengumpulan data dilakukan dengan cara mengakses data sekunder pada beberapa situs yang berwenang dan data primer dengan pengukuran langsung di lapangan. pengolahan data dilakukan di laboratorium sistem informasi geologis (sig) fakultas kelautan dan perikanan, universitas syiah kuala. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode coastal vulnerability index (cvi) dan metode likert dengan mengklasifikasikan tingkat kerentanan geo-oseanografi, tingkat resiko dan tingkat sensitivitas pesisir. hasil yang diperoleh menunjukkan tingkat kerentanan geo-oseanografi adalah sebesar 6,8%, tingkat resiko cvi sebesar 66,7% dan tingkat sensitivitas pesisir utara aceh besar sebesar 62,5%. daerah yang memiliki geomorfologi pantai berpasir yang elevasi rendah dengan gelombang dan kenaikan muka air laut yang tinggi sehingga daerah ini sangat rentan dan sangat beresiko serta sangat sensitif terhadapat pemukiman penduduk, pertambakan, tempat wisata dan perkebunan apabila terjadinya bencana pesisir seperti tsunami, banjir rob dan lain-lain. kata kunci: coastal sensitivity index (csi), kerentanan pesisir , resiko, parameter geo-oseaografi.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KAJIAN PARAMETER GEO-OSEANOGRAFI UNTUK MENGHITUNG COASTAL SENSITIVITY INDEX (CSI) DI PESISIR UTARA ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : INDEKS KERENTANAN PESISIR MENGGUNAKAN PARAMETER HIDRO-OSEANOGRAFI DI PULAU BREUH KECAMATAN PULO ACEH (Ayu Israini, 2022)
Abstract
Baca Juga : INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH BESAR DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI (Ichsan Munandar, 2021)