Di indonesia jumlah remaja yang merokok terus bertambah dari 7.2% menjadi 9.1% pada tahun 2013-2018. perokok memiliki risiko lebih tinggi terpapar covid-19 dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok. disamping itu paparan covid-19 dapat menyebabkan kecemasan pada remaja. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku merokok dan tingkat kecemasan perokok pada remaja selama masa pandemi covid-19 di sekolah menengah atas aceh besar. jenis penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional study yang dilakukan pada 264 siswa di aceh besar. metode pengambilan sampel adalah total sampling melibatkan sebanyak 193 responden. alat pengumpulan data berupa kuesioner global youth tobacco survey (gyst) dan hamilton rating scale for anxiety (hrs-a). teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online menggunakan google form melalui whatssap. hasil penelitian menunjukkan sebagian kecil (29,5%) remaja merokok dan kebanyakan (73,6%) tidak merasa cemas selama pandemi covid-19. covid-19 tidak meningkatkan prilaku merokok dan kecemasan remaja. kepada petugas kesehatan diharapkan dapat memberikan promosi kesehatan terkait bahayanya perilaku merokok dan informasi mengenai covid-19 kepada remaja.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERILAKU MEROKOK DAN TINGKAT KECEMASAN REMAJA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI SEKOLAH MENENGAH ATAS ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH (wiwin haryati, 2015)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN PAPARAN ASAP ROKOK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI BANDA ACEH (DWI AFRAAH SYAAKIRAH, 2024)