Abstrak peningkatan populasi dapat tercapai dengan keberhasilan program breeding, maka pengetahuan dasar tentang teknik deteksi estrus pada kuda sangat dibutuhkan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui onset, durasi, gejala dan frekuensi gejala estrus pada kuda gayo setelah sinkronisasi menggunakan pgf2? secara intra muskulus. penelitian ini menggunakan 3 ekor kuda gayo betina yang sehat secara reproduksi. dilakukan sinkronisasi estrus menggunakan injeksi ganda pgf2? (7,5 mg/ekor secara intra muskulus) dengan interval waktu 10 hari. pasca sinkronisasi dilakukan pengamatan onset, durasi, gejala dan frekuensi gejala estrus. data yang diperoleh dideskripsikan dalam bentuk tabel. hasil penelitian didapatkan bahwa rataan onset estrus adalah 26,33 ± 12,34 jam (kisaran 16-40 jam) dan rataan durasi estrus 5,67 ± 0,58 hari (kisaran 5- 6 hari). gejala estrus pada kuda gayo betina adalah tertarik terhadap pejantan, mengangkat ekor, windked vulva, urinasi dan squating. hasil pemeriksaan terhadap frekuensi gejala mengangkat ekor pada skor 2, 3, dan 4 berturut-turut adalah: 6,00±1,73; 14,33±8,50; 11,33±4,04 kali. frekuensi gejala windked vulva pada skor 2, 3, dan 4 adalah 47,33±11,93; 344,00±130,55; 515,33±242,52 kali. frekuensi gejala urinasi dan squating pada skor 3 yaitu 5,00±2,65 kali dan 3,33±1,53 kali. frekuensi gejala urinasi berkelanjutan dan squating pada skor 4 yaitu 4,33±2,52 kali dan 11,33±7,09 kali. kesimpulanya adalah sinkronisasi menggunakan pgf2? dapat menyebabkan timbulnya gejala estrus pada kuda gayo. onset estrus pasca sinkronisasi dengan pgf2? pada kuda gayo adalah 16-40 jam dan durasi estrus 5-6 hari. peningkatan frekuensi gejala winked vulva dan squatting kemungkinan dapat dijadikan acuan waktu kawin yang tepat pada kuda gayo. kata kunci : durasi, estrus, frekuensi, onset, sinkronisasi abstract population increase can be achieved with successful breeding programs, and basic knowledge of estrus detection techniques in horses is much needed. the purpose of this study was to determine the onset, duration, sign and frequency of estrus sign in gayo mare after synchronization using pgf2? intramuscularly. this study used 3 reproductively healthy gayo mare. synchronization of estrus using a double injection of pgf2? (7.5 mg/head intramuscularly) with an interval of 10 days. post-observation, the duration, sign and frequency of estrus sign were observed. the data obtained are described in tabular form. the results showed that the mean onset of estrus was 26,33 ± 12,34 hours (range 16-40 hours) and the average duration of estrus was 5,67 ± 0,58 days (range 5-6 days). sign of estrus in gayo mare are attracted to the male, lifting the tail, twisting the vulva, urinating and squatting. the results of the examination of the sign of lifting the tail at scores of 2, 3, and 4 respectively were: 6,00 ±1,73; 14,33±8,50; 11,33±4,04 times. the frequency of windked vulvar sign on scores 2, 3, and 4 was 47,33 ± 11,93; 344,00±130,55; 515,33±242,52 times. the frequency of sign of urination and squatting on a score of 3 was 5,00 ±2,65 times and 3,33±1,53 times. the frequency of sign of continuous urination and squatting on a score of 4 was 4,33±2,52 times and 11,33±7,09 times. the conclusion is that using pgf2? can cause estrus sign in gayo mare. the onset of post-synchronized estrus with pgf2? in gayo mare is 16-40 hours and the duration of estrus is 5-6 days. the increase in the frequency of vulvar and squatting sign may be used as a reference for the right mating time in gayo mare. keywords: duration, estrus, frequency, onset, synchronization
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
GEJALA ESTRUS PADA KUDA GAYO BETINA PASCA SINKRONISASI PROSTAGLANDIN F2 ALFA (PGF 2?) SECARA INTRA MUSKULUS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENENTUAN FASE ESTRUS KUDA GAYO BERDASARKAN PENGAMATAN PERUBAHAN GAMBARAN UTERUS MENGGUNAKAN ULTRASONOGRAFI TRANSREKTAL (MUHAMMAD CAKRA DOUNYA, 2022)