Salah satu tantangan kesehatan mental di indonesia yang cukup mengkhawatirkan adalah sedikitnya kasus gangguan jiwa di puskesmas yang terdeteksi. salah satu penyebab belum maksimalnya layanan kesehatan mental di puskesmas adalah adanya stigma dan literasi kesehatan mental petugas kesehatan yang belum memadai. tujuan penelitian ini melihat hubungan literasi kesehatan mental dengan mental illness stigma pada tenaga kesehatan puskesmas di kota banda aceh. menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi, penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh pada sembilan jenis tenaga kesehatan strategis yang harus dipenuhi puskesmas yaitu dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, tenaga kefarmasian, tenaga gizi, ahli teknologi laboratorium medik yang bekerja pada 11 puskesmas di kota banda aceh dengan jumlah sampel sebanyak 268 orang. alat ukur yang digunakan ialah the questionnaire on stigmatizing attitudes towards mental illness (?=0,882) untuk mengukur mental illness stigma dan mental health literacy scale (mhls) for primary health care workers (?=0,809) untuk mengukur literasi kesehatan mental, masing-masing skala menunjukan reliabilitas yang baik dengan nilai ?>0,7. analisis data menggunakan teknik spearman rank dengan nilai koefisien korelasi (r)=-0,349 dengan nilai signifikansi (p)=0,000 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN MENTAL ILLNESS STIGMA PADA TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN MENTAL DENGAN MINAT MENCARI PERTOLONGAN PSIKOLOGIS RNPADA MAHASISWA JURUSAN KESEHATAN DI UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Najwa Mifthahul Jannah, 2026)
Abstract
Baca Juga : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STIGMA PADA TENAGA MEDIS DAN TENAGA KESEHATAN TERHADAP HEPATITIS B DI RSUDZA BANDA ACEH (Pocut Diva Mahesa, 2025)