Abstrak latar belakang: leukemia mieloid kronik (lmk) merupakan keganasan hematologi yang paling umum ditemukan dalam praktik klinis. penggunaan imatinib yang termasuk dalam golongan tyrosine kinase inhibitor (tki) menjadi salah satu terapi yang dapat meningkatkan angka harapan hidup penderita lmk. potensi kejadian acute kidney injury (aki) akibat penggunaan imatinib pada penderita lmk menjadi permasalahan yang dapat memperberat kondisi penderita. penelitian ini bertujuan untuk menilai perubahan kadar kreatinin serum penderita lmk setelah pemberian imatinib selama 3 bulan. metode: penelitian ini termasuk studi single cohort dengan pengumpulan data secara retrospektif. penelitian dilakukan di poliklinik hematologi onkologi medik rumah sakit umum daerah dr. zainoel abidin banda aceh terhadap penderita lmk yang telah mengkonsumsi imatinib selama 3 bulan. analisis wilcoxon rank test digunakan untuk menilai perbedaan kadar kreatinin serum sebelum dan setelah 3 bulan menggunakan imatinib. hasil: sebanyak 20 penderita lmk dengan rerata usia 39,05 tahun terlibat dalam penelitian ini. rerata kadar kreatinin serum sebelum dan setelah penggunaan imatinib selama 3 bulan secara berurutan adalah 0,9 mg/dl dan 0,8 mg/dl. tidak terdapat perbedaan kadar kreatinin yang bermakna pada penderita lmk sebelum dan setelah 3 bulan penggunaan imatinib (p = 0,311) kesimpulan: penggunaan imatinib selama 3 bulan pada penderita lmk tidak menyebabkan kejadian aki. peneliti merekomendasikan untuk tetap melakukan evaluasi fungsi ginjal secara berkala untuk penggunaan imatib jangka panjang pada penderita lmk. kata kunci: leukemia mieloid kronik, imatinib, acute kidney injury
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERUBAHAN KADAR KREATININ SERUM PADA PENDERITA LEUKEMIA MIELOID KRONIK DENGAN TERAPI IMATINIB. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KORELASI SERUM FERITIN TERHADAP GANGGUAN FUNGSI JANTUNG PADA PASIEN PENDERITA THALASEMIA YANG TELAH MENDAPATKAN TERAPI KELASI BESI (dr. Chairunnisa, 2022)