Selat malaka berbentuk corong, panjangnya sekitar 980 kilometer, dengan lebar berkisar antara 52 kilometer di selatan dan 445 kilometer di utara. selat malaka adalah selat penting yang menghubungkan perairan indonesia, laut cina selatan, laut andaman dan samudra hindia. perairan ini dikenal sebagai penyeberangan laut yang padat. penelitian ini bertujuan untuk memetakan pola arus, temperatur dan klorofil-a serta untuk menganalisis hubungan pola arus terhadap distribusi klorofil-a dan hubungan temperatur terhadap distribusi klorofil-a di perairan selat malaka pada bulan februari dan agustus 2017. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis korelasi. berdasarkan data hycom dan modis terjadi perbedaan distribusi klorofil-a di perairan selat malaka pada kedua bulan tersebut. arus tertinggi bernilai 0.5 m/s terjadi pada bulan agustus, dan terendah bernilai 0.3 m/s terjadi pada bulan februari. temperatur tertinggi pada bulan agustus bernilai 30.4oc, dan terendah bernilai 29 oc terjadi pada bulan februari. perbedaan temperatur bulan februari dan agustus berkisar 1? - 2?. di perairan utara dan selatan, selat malaka memiliki nilai temperatur yang rendah pada kedua bulan tersebut. konsentrasi klorofil-a tertinggi pada bulan agustus di bagian utara berkisar antara 0.3 mg/m3 – 4 mg/m3 dan bagian selatan 3 mg/m3 –8 mg/m3. klorofil-a terendah pada bulan februari di bagian utara berkisar antara 0.5 mg/m3 – 3 mg/m3 dan bagian selatan 2 mg/m3 – 8 mg/m3. perbedaan distribusi klorofil-a di perairan dipengaruhi oleh arus dan temperatur. kata kunci : arus, temperatur, distribusi klorofil-a, selat malaka
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN POLA ARUS DAN TEMPERATUR TERHADAP DISTRIBUSI KLOROFIL-A DI PERAIRAN SELAT MALAKA PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : VARIASI SEA SURFACE HEIGHT (SSH) DI PERAIRAN SELAT MALAKA BERDASARKAN ESTIMASI DATA HYCOM PADA FEBRUARI DAN AGUSTUS 2017 (M. CHANDRA, 2021)
Abstract
Baca Juga : SIMULASI ARUS LAUT DI PERAIRAN SELAT MALAKA DAN SEKITARNYA DENGAN MODEL NUMERIK BEDA HINGGA (YUDI HADITIAR, 2020)