Covid-19 merupakan penyakit menular yang telah ditetapkan sebagai pandemi global karena telah menyebar ke 223 negara yang ada di dunia sejak desember 2019. perawat sebagai bagian dari tenaga kesehatan turut andil dalam mempersiapkan kegiatan kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran covid-19 yang dimulai dari pelayanan kesehatan tingkat pertama yaitu puskesmas, salah satunya melalui keikutsertaan perawat dalam kegiatan pelatihan atau stimulasi bencana sebelumnya. penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapsiagaan dan kebutuhan belajar perawat terhadap pencegahan resiko covid-19 di puskesmas kabupaten aceh besar. desain penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan pendekatan cross sectional study. penelitian dilakukan di 2 puskesmas kabupaten aceh besar, dengan jumlah responden sebanyak 38 perawat diambil menggunakan teknik total sampling. pengumpulan data dilakukan dengan membagikan 2 kuesioner baku dpet dan epiq. hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian perawat memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dari aspek pengetahuan sebanyak 22 orang (57,9%), keterampilan sebanyak 19 orang (50,0%), dan pdm sebanyak 20 orang (52,6%), sedangkan untuk format pelatihan yang paling disukai yaitu pada metode tatap muka sebanyak 38 (100%). dari hasil penelitian disarankan kepada kepala puskesmas dalam meningkatkan kesiapsiagaan perawat untuk kualitas kerja yang baik dalam mencegah penularan resiko covid-19, seperti keikutsertaan dalam pelatihan terkait juga harus difasilitasi dengan pengaturan prokes yang ketat.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KESIAPSIAGAAN DAN KEBUTUHAN BELAJAR PERAWAT TERHADAP PENCEGAHAN RESIKO COVID-19 DI PUSKESMAS KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : KESIAPSIAGAAN PERAWAT YANG MERAWAT PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH (FENI AZALITA, 2021)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN, DAN SIKAP DENGAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA PENDERITA KOMORBID DI PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH (Siti Sarah Safira, 2023)