Telah dilakukan penelitian tentang indeks kerentanan pesisir wilayah aceh besar bagian utara ditinjau dari geomorfologi pantai pada bulan maret hingga mei 2021. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kerentanan pantai utara aceh besar yang akan ditinjau dari segi geologi dan morfologi pesisir. metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode coastal vulnerability index (cvi) dengan menggunakan empat parameter geologi yaitu parameter geomorfologi, elevasi pantai, kemiringan pantai dan perubahan garis pantai. hasil yang diperoleh dari analisis daerah pesisir aceh besar bagian utara sepanjang 52,8 km memiliki nilai kerentanan yang sangat tinggi sebesar 15,94% (± 8,41 km), kerentanan dengan kategori tinggi sebesar 62,11% (±32,79 km), kerentanan dengan kategori sedang sebesar 11,73% (±6,19 km), kerentanan dengan kategori rendah sebesar 10,22% (±5,39 km), dan kerentanan sangat rendah memiliki nilai sebesar 0,00 % (±0 km). kecamatan yang tergolong dalam kategori sangat tinggi berada pada kecamatan mesjidraya 6,85%, seulimeum 6,06% dan baitussalam 3,03%. sedangkan kecamatan yang tergolong rendah berada pada kecamatan mesjidraya 7,95%, seulimeum 2,27%, baitussalam 0%. daerah dengan kategori sangat tinggi pada umumnya memiliki bentuk geomorfologi dengan pantai berpasir sedangkan daerah dengan tingkat kerentanan rendah memiliki bentuk geomorfologi berupa pantai bertebing. kata kunci: coastal vulnerability index, geomorfologi, elevasi, geologi, kerentanan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH BESAR DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : INDEKS KERENTANAN PESISIR WILAYAH ACEH BESAR DITINJAU DARI GEOMORFOLOGI PANTAI (Ichsan Munandar, 2021)
Abstract
Baca Juga : KAJIAN PARAMETER GEO-OSEANOGRAFI UNTUK MENGHITUNG COASTAL SENSITIVITY INDEX (CSI) DI PESISIR BARAT ACEH BESAR (Cut Ainul Ikhzarda, 2021)