Abstrak mutia nurul izzah, (2021) (adi hermansyah, s.h., m.h.) tinjauan viktimologis terhadap tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya (suatu penelitian di wilayah hukum kepolisian resor kotabanda aceh) fakultas hukum universitas syiah kuala (vi, 61) pp.,bibl.,tabl.,app. undang-undang no.13 tahun 2006 tentang perlindungan saksi dan korban sangat penting, dalam rangka perlindungan saksi dan korban terhadap hak-hak individunya. kedudukan korban dalam proses perkara pidana sangat penting. maka sudah menjadi kewajiban bagi aparat penegak hukum, dalam hal ini khususnya kepada aparat kepolisian resor kota banda aceh untuk memberikan perlindungan terhadap korban. perlindungan tersebut merupakan bagian dari tugas pokok lembaga kepolisian dalam rangka memelihara keamanan, ketertiban dan penegakan hukum. dalam kenyataannya banyak korban yang tidak mendapatkan perlindungan, baik perlindungan materiil maupun immaterial. tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan peranan korban dalam terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya, hambatan kepolisian dalam menanggulangi adanya korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya danupaya kepolisian dalammemenuhi hak-hak korban kejahatan pencurian dengan kekerasan di jalan raya. penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris dan pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh dari wawancara dengan sejumlah responden dan informan yang terkait langsung dengan masalah yang diteliti, kemudian dipadukan dan dianalisis menggunakan metode pendekatan kualitatif. hasil penelitian menunjukkan adanya peranan korban dalam terjadinya tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya, yaitu faktor adanya kesempatan timbul dari diri korban yang memicu niat jahat dari pelaku. hambatan pihak kepolisian dalam menanggulangi adanya korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya adalah pelaku lintas daerah, korban yang tidak melapor, masyarakat kurang responsive dan kooperatif. upaya pemenuhan hak-hak oleh kepolisian terhadap korban kejahatan pencurian dengan kekerasan di jalan raya adalah pihak kepolisian langsung memproses laporan korban untuk mengungkap kasusnya. saran yang dapat ditarik berdasarkan hasil penelitian ini adalah adanya kesadaran setiap masyarakat dalam menghindari kejahatan tersebut. korban disarankan untuk turut berpartisipasi dalam upaya memberantas tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya di kota banda aceh dengan cara secepatnya melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak yang berwajib. kepada aparat kepolisian agar lebih meningkatkan efektifitas dari upaya penanggulangan adanya korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan raya.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINJAUAN VIKTIMOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DI JALAN RAYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAHHUKUMKEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : MODUS OPERANDI TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR KOTA BANDA ACEH) (Said Amirul Bakri, 2026)