Abstrak kejadian stunting di indonesia tahun 2019 yaitu sebesar 27,7%. aceh merupakan provinsi tertinggi ke-3 angka kejadian stunting yaitu sebesar 37,9%. prevalensi stunting di kabupaten gayo lues diperkirakan sebanyak 166 orang dan 3 anak mengalami gizi buruk pada tahun 2020. di kecamatan dabun gelang tercatat 16 anak menderita stunting. penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan, sikap kader posyandu dengan pencegahan stunting di kecamatan dabun gelang kabupaten gayo lues. metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. subjek penelitian adalah kader posyandu di kecamatan dabun gelang kabupaten gayo lues ( 55 orang ). analisis data menggunakan uji spearman rank. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 96,4% responden sudah melakukan pencegahan stunting dengan baik, 98,2% responden memiliki pengetahuan yang baik tentang pencegahan stunting, dan seluruh responden memiliki sikap yang baik tentang pencegahan stunting. hubungan pengetahuan, sikap kader posyandu dengan pencegahan stunting diperoleh p value 0,000 dengan nilai r 0,790 dan diperoleh p value 0,000 dengan nilai r 0,602. kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan sangat kuat antara pengetahuan kader posyandu dengan pencegahan stunting dan hubungan kuat antara sikap kader posyandu dengan pencegahan stunting di kecamatan dabun gelang kabupaten gayo lues. kata kunci : stunting, pengetahuan, sikap, pencegahan.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP KADER POSYANDU DENGAN PENCEGAHAN STUNTING DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PEMANFAATAN TUMBUHAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL DALAM MENGATASI DISMENOREA PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN DABUN GELANG KABUPATEN GAYO LUES (SARMINA, 2021)
Abstract
Baca Juga : EFEKTIFITAS PEER TRAINING AND SUPERVISION PROGRAM (PTSP) TERHADAP PENGETAHUAN, MOTIVASI DAN PRESISI KADER POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KOTA SABANG. (Muchrizal Fadliady, 2025)