Latar belakang : paradigma opioid free anesthesia merupakan suatu pembahasan baru dalam dunia anestesi. bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa opioid juga memiliki efek-efek yang tidak diharapkan. dexmedetomidine sebuah obat golongan agonis selective ?2-adrenergic receptor (?2-ar), bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa obat ini memiliki kerja sedatif dan simpatolitik dan memiliki opioid-sparing effect, dan kecepatan pemulihan paska anestesi yang lebih cepat tujuan : mengetahui perbandingan efektifitas dexmedetomidine dan fentanyl terhadap kedalaman anestesi dan pemulihan pasca anestesi pada operasi bedah saraf supratentorial. metode : sebanyak 40 sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan telah dirandomiasasi. keseluruhan sampel dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok pemberian obat a (dexmedetomidine) dan obat b (fentanyl). jumlah sampel penelitian pada masing-masing kelompok adalah 20 orang. selanjutnya pada kedua kelompok pasien akan dipasang perangkat bis untuk mengukur kedalaman anestesi selama operasi. setelah operasi selesai, pada kedua kelompok akan dilakukan pengukuran waktu pemulihan pasca anestesi sejak obat anestesi dihentikan hasil : berdasarkan uji statistik didapatkan penggunaan dexmedetomidine dan fentanyl memiliki efek anestesi yang optimal, dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua agen anestesi ini dalam mencapai tingkat anestesi yang optimal berdasarkan bis index. dari analisis statistik menggunakan independent t test dalam menilai perbandingan waktu pemulihan pasca anestesi pada dexmedetomidine dam fentanyl, didapatkan waktu pemulihan pasca anestesi pada dexmedetomidine lebih cepat dibandingkan dengan pemberian fentanyl, yaitu dengan selisih 5.10 menit (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERBANDINGAN DEXMEDETOMIDINE DAN FENTANYL INTRAOPERATIF TERHADAP KEDALAMAN ANESTESI DAN KECEPATAN PEMULIHAN PASKA ANESTESI PADA ANESTESI BEDAH SARAF. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PEMBERIAN OKSIGEN NASAL KANUL TERHADAP SATURASI OKSIGEN PERIFER (SPO2) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINAL ABIDIN BANDA ACEH (SAFRIADI, 2015)
Abstract
Baca Juga : GAMBARAN KONTAMINASI BAKTERI PADA SIRKUIT PERNAFASAN ANESTESI DI KAMAR OPERASI DENGAN ANESTESI UMUM (Muhammad Syukri Parsaulian Nasution, 2022)