Salah satu permasalahan yang dialami fresh graduate saat menghadapi transisi perkembangan menuju dewasa awal adalah quarter life crisis yang dapat menimbulkan gejala negatif seperti kecemasan, stres, depresi, gangguan emosi hingga penurunan kesejahteraan psikologis, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasi hal tersebut. . religiusitas dapat menjadi faktor protektif yang dapat membuat individu memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi kesulitan dan krisis termasuk quarter life crises. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan quarter life crisis pada fresh graduate, dimana penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode korelasional. teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel yang terlibat sebanyak 202 fresh graduate di banda aceh. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan development crisis questionnaire (dcq) dan psychological measure of islamic religiousness (pmir). hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (p) = 0,001 (p
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA FRESH GRADUATE. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN SELF-DISCLOSURE DENGAN QUARTER-LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL (Agnes Cristin Ginting, 2025)
Abstract
Baca Juga : HUBUNGAN ANTARA STRATEGI COPING DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA EMERGING ADULTHOOD DI KOTA BANDA ACEH (diffa bunga salsabilla, 2023)