Kondisi gawat darurat sering menimbulkan kecemasan pada pasien ketika berada di instalasi gawat darurat sehingga dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien. oleh karena itu, pentingnya asuhan keperawatan yang dapat mengurangi tingkat kecemasan pada pasien. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada pasien triage kuning dan hijau di ruang instalasi gawat darurat. jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional study. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien di instalasi gawat darurat rsud meuraxa banda aceh mulai dari tanggal 29 juni sampai dengan 26 juli 2021, dan didapatkan sampel berjumlah 60 pasien yang diperoleh dengan cara accidental sampling. kriteria pasien mampu berkomunikasi dengan baik, dan pasien rawatan maksimal 24 jam di igd. teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner hamilton anxiety ranting scale (hars). hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pasien triage kuning mengalami cemas sedang (73,2%), pasien triage hijau mengalami cemas ringan (52,6%). rekomendasi dari penelitian ini dibutuhkan pengkajian aspek psikososial pada pasien yang sedang menjalani rawatan triage kuning dan hijau di instalasi gawat darurat. karena respon kecemasan seperti vasokontriksi dan meningkatnya pacu jantung dapat mengancam peningkatan kebutuhan oksigen miokard. kata kunci: instalasi gawat darurat, kecemasan, triage kuning, triage hijau
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TINGKAT KECEMASAN PASIEN TRIAGE KUNING DAN HIJAU DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PROFIL PASIEN YANG BERKUNJUNG KE IGD BERDASARKAN TRIAGE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEH BULAN SEPTEMBER 2022 (Anisa Fitri, 2023)