Pencemaran air oleh jenis ion logam berat merkuri (hg2+) merupakan salah satu masalah lingkungan di seluruh dunia. adsorpsi dipercaya sebagai metode dengan efektifitas tinggi dalam penangan air yang terkontaminasi logam berat. pengembangan busa poliuretan sebagai adsorben dimodifikasi dengan filler zeolite, bentonite dan magnetit menjadi jenis adsorben pubm dan puzm ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh sifat magnetit dengan rasio 2% dan 5% (b/b) fe3o4) terhadap berat zeolite dan bentonite dan parameter adsorpsi berupa konsentrasi awal larutan terhadap kemampuan adsorpsi dan mekanisme kinetika penjerapan ion logam hg2+. hasil penelitian menunjukkan pubm memiliki efisiensi lebih baik dibandingkan dengan adsorben puzm. efisiensi tertinggi diperoleh pada adsorben pubm 5% yakni mencapai 78%. secara non-linear keempat jenis adsorben mengikuti model isotherm freundlich yang menyatakan adsorpsi terjadi secara fisika dipermukaan multilayer sedangkan secara linear pubm dan puzm pada komposisi magnentit 2% mengikuti model isotherm langmuir dan komposisi magnetit 5% model isotherm freundlich. kinetika adsorpsi dari pubm dan puzm pada komposisi magnetit 2% dan 5% dan konsentrasi larutan 1, 2, dan 3 mg/l mengikuti model kinetika pseudo-orde satu dengan laju adsorpsi (k1) pubm 2% 0,003; 0,001; 0,004 min-1, pubm 5% 0,006; 0,003; 0,001 min-1; puzm 2% 0,009; 0,002; 0,004 min-1, puzm 5% 0,008; 0,003; 0,001 min-1. kata kunci: merkuri, adsorpsi, busa poliuretan, zeolite, bentonit, magnetit
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGEMBANGAN ADSORBEN BUSA POLIURETAN UNTUK APLIKASI ADSORPSI MERKURI(II). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH UKURAN PARTIKEL DAN KONSENTRASI AKTIVATOR NAOH PADA PEMBUATAN ADSORBEN DARI BATUBARA TERHADAP DAYA SERAP LOGAM MERKURI (HG) DALAM LIMBAH PENAMBANGAN EMAS TRADISIONAL (Rifqy Farhan, 2017)