Abstrak proses penggurdian sudah banyak digunakan dalam industri manufaktur. pada saat ini perkembangan industri manufaktur yang biasanya menggunakan material logam mulai digantikan dengan jenis material baru seperti material komposit. material komposit menjadi pilihan dikarenakan dapat menekan biaya produksi selain murah material komposit juga berbahan serat alami juga ramah lingkungan. penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh parameter pemotongan terhadap getaran pada material komposit serat pisang abaca, proses pembuatan panel komposit mengunakan metode handlayup dengan komposisi serat 5 % dan 95 % resin polyester. dimana mesin yang digunakan adalah mesin cnc feeler vmp-45 a dan menggunakan mata pahat jenis twist drill yang berdiameter 12 mm dengan material hss. dengan memvariasikan parameter pemesinan yaitu putaran spindel 1000 rpm 3000 rpm dan 5000 rpm, pemakanan 0.1 mm/rev, 0.175 mm/rev, 0.25 mm/rev. untuk mengetahui nilai getaran yang terjadi pada proses pemesinan tersebut diukur dengan menggunakan accelerometer. dari nilai getaran yang didapat, dilakukan juga perhitungan nilai rms (root mean square). dari hasil pengukuran nilai getaran, semakin tinggi putaran spindel dan pemakanan maka semakin tinggi nilai getaran. nilai getaran tertinggi didapat pada putaran spindel 5000 rpm pada pemakanan 0,25 mm/rev, yaitu 22,0458 m/s2 dan nilai getaran terendah didapat pada putaran spindel 1000 rpm pemakanan 0,1 mm/rev, yaitu 3,8695 m/s2 . kata kunci: gurdi, komposit serat pisang abaca, sinyal getaran.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP GETARAN PADA PROSES GURDI KOMPOSIT SERAT PISANG ABACA DENGAN MENGGUNAKAN PAHAT HSS. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP GAYA POTONG PADA PROSES GURDI MATERIAL PAPAN KOMPOSIT SERAT BATANG PISANG ABACA (Masrur, 2016)
Abstract
Baca Juga : PENGEMBANGAN MESIN PEMINTAL BENANG SERAT PISANG ABACA (ZULFAHMI, 2019)