Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
YASMIN MEUTIA SHAFWINA, ANALISIS GAYA DALAM DAN DIMENSI STRUKTUR PADA VARIASI PENEMPATAN RUANG SIDANG PARIPURNA GEDUNG DPRK. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Peningkatan kebutuhan manusia menyebabkan terjadinya peningkatan pembangunan, salah satunya adalah pembangunan bangunan gedung negara. objek dari penelitian ini adalah bangunan gedung 4 lantai yang tinggi totalnya mencapai 19 meter. panjang bangunan 20 meter dan bentang lebarnya 16 meter. pemilik proyek dari gedung dprk ini menginginkan penempatan ruang sidang paripurna berada di lantai 2 atau 3. perbedaan penempatan tersebut berpengaruh pada gaya dalam yang dihasilkan. ruang sidang paripurna tersebut memiliki kolom panjang mencapai 6 meter, mengakibatkan kekakuan kolom tersebut menjadi lebih kecil. penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gaya dalam dan perilaku struktur yang timbul karena adanya variasi penempatan ruang sidang paripurna sehingga dihasilkan pilihan ruang sidang yang paling optimal untuk dimensi struktur yang paling efektif. analisis struktur dilakukan menggunakan program etabs dengan melakukan 4 variasi penempatan ruang sidang yaitu varian 1 (ruang sidang terletak di lantai 1), varian 2 (lantai 2), varian 3 (lantai 3), dan varian 4 (lantai 4). varian 2 (ded) merupakan sebagai acuan yang bersumber pada ded dari konsultan perencana. analisis beban gempa yang digunakan yaitu metode analisis dinamis ragam spektrum respons. parameter yang ditinjau adalah gaya dalam (aksial, normal, dan momen) dan perilaku struktur (perpindahan tingkat, simpangan antar lantai, gaya geser dasar nominal, dan ketidakberaturan vertikal). analisis perhitungan mengacu pada standar terbaru yaitu sni 1726:2019, sni 1727:2020, dan sni 2847:2019. hasil analisis menunjukkan bahwa nilai gaya dalam terbesar terjadi pada varian 4. perpindahan tingkat dan simpangan antar lantai meningkat pada varian dengan dimensi elemen struktur yang lebih kecil. perpindahan tingkat sumbu x dan y mengalami peningkatan pada varian 3 dan varian 4, serta mengalami penurunan pada varian 1. nilai gaya geser dasar nominal terjadi penurunan untuk varian 1, 3, dan 4 terhadap varian 2 (ded) karena memiliki dimensi struktur yang lebih kecil. semua varian pemodelan mengalami ketidakberaturan kekakuan tingkat lunak tipe 1a, ketidakberaturan kekakuan tingkat lunak berlebihan tipe 1b, dan ketidakberaturan berat (massa) tipe 2. varian 1 dipilih sebagai varian dengan penempatan ruang sidang yang paling baik, karena telah memenuhi persyaratan terhadap desain gempa. kata kunci: variasi penempatan ruang sidang, perilaku struktur, analisis gaya dalam, dimensi struktur



Abstract



    SERVICES DESK