Proses penggurdian salah satu proses yang banyak digunakan dalam industri manufaktur. terutama pada proses pembuatan lubang, salah satu masalah yang belum teratasi pada proses pembuatan lubang adalah terjadinya burr pada hasil gurdi. penelitian ini mempelajari parameter pemotongan yang ideal untuk meminimalisasi terjadinya burr sehingga tidak memerlukan proses lainnya serta mempelajari pengaruh temperatur cairan pendingin terhadap terjadinya burr. mesin yang digunakan untuk menggurdi yaitu cnc focus esemka vmc-l540 dan menggunakan mata pahat nachi jenis twist drill hss yang berdiameter 5 mm. parameter pemesinan yang digunakan yaitu putaran spindle 600 rpm, 1300 rpm, 2000 rpm, pemakanan 108, 130, 140 mm/min, temperatur cairan pendingin 15oc, cairan pendingin 25oc, dan tanpa cairan pendingin. untuk mengetahui ketinggian burr yang dihasilkan, pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat ukur ketinggian (height gauge). ketinggian burr tertinggi didapat pada putaran spindle 600 rpm pada laju pemakanan 140 mm/min tanpa menggunakan cairan pendingin yaitu 0,73 mm dan burr terendah didapat pada putaran spindle 2000 rpm laju pemakanan 108 mm/min dengan menggunakan cairan pendingin bertemperatur 15oc yaitu 0,15 mm.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN DAN TEMPERATUR CAIRAN PENDINGIN TERHADAP PROFIL BURR MENGGUNAKAN BAJA KARBON RENDAH DAN PAHAT HSS PADA PROSES GURDI. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : PENGARUH VARIASI GEOMETRI PAHAT DAN FLUIDA PENDINGIN TERHADAP FORMASI BURR PADA PROSES GURDI MATERIAL STAINLESS STEEL 304 (ROHIL ABNUR, 2023)
Abstract
Baca Juga : ANALISA RAMBATAN TEMPERATUR PADA PROSES BUBUT TERHADAP PAHAT HSS DAN BENDA UJI (HAFIZUDDIN, 2014)