Abstrak bata interlock merupakan pengembangan dari bata beton dengan menambahkan tanah pada proses percampurannya lalu dicetak dengan alat press hidrolik manual. penggunaan bata interlock pada pekerjaan dinding dapat difungsikan sebagai dinding yang mampu menahan komponen struktural maupun non-struktural tanpa melakukan plasteran. tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan kuat tekan bata interlock menggunakan campuran semen, tanah lempung, dan pasir dengan variasi fas 0,3 ; 0,4 ; dan 0,5. proses percetakan dilakukan di industri bata interlock dengan menggunakan cetakan berukuran 30 cm x 20 cm x 10 cm dan dirawat selama 28 hari. hasil bata interlock yang sudah tercetak dan dirawat, akan dipotong menjadi ukuran 5 cm x 5 cm x 5 cm sebanyak 630 benda uji yang akan dilakukan pengujian kuat tekan guna memperoleh nilai maksimum untuk dapat diklasifikasikan sesuai standar mutu beton berlubang. hasil pengujian yang diperoleh pada bata interlock yang telah berumur 28 hari memiliki kuat tekan tertinggi sebesar 9,9 mpa dengan perbandingan campuran 1 : 3 : 2 pada fas 0,5 dapat diklasifikasikan pada mutu beton tingkat i berdasarkan sni 03-0349-1989. sedangkan untuk nilai kuat tekan terendah pada pengujian ini terdapat pada fas 0,3 yang menggunakan perbandingan campuran 1 : 1 : 4 memperoleh nilai kuat tekan sebesar 2,25 mpa yang dapat diklasifikasikan pada mutu beton tingkat iv berdasarkan sni 03-0349-1989. kata kunci : bata interlock, faktor air semen (fas), tanah lempung, kuat tekan
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI KUAT TEKAN BATA INTERLOCK DENGAN CAMPURAN TANAH LEMPUNG. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : UJI KUAT TEKAN BATA INTERLOCK DENGAN VARIASI FAS 0,3; 0,4 DAN 0,5 PADA CAMPURAN PEMBENTUKNYA. (Saidi Haboby, 2020)
Abstract
Baca Juga : UJI KUAT TEKAN BATA DENGAN CAMPURAN KERTAS DAN ABU SEKAM HALUS (Harries Munandar, 2015)