Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
Aula Sofia, KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN BAHAN PENGIKAT RUBBERIZED ASPHALT DAN FILLER AMPAS TEBU. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Abstrak memanfaatkan suatu limbah industri untuk mendapatkan nilai tambah, merupakan bentuk inovasi dalam suatu penelitian. pemanfaatan material limbah pada campuran perkerasan jalan dapat menjadi solusi alternatif dalam menanggulangi besarnya jumlah limbah yang ada. limbah ban dalam bekas kendaraan adalah karet alam yang telah melewati proses pabrikasi dan sudah melewati penambahan campuran- campuran tertentu kemudian dicetak dalam bentuk ban dalam untuk kendaraan bermotor. material yang umum digunakan sebagai filler penyusun campuran beraspal adalah semen, kapur, abu batu, dan abu terbang yang mana persediaannya terbatas dan relatif mahal. salah satu alternatif unuk mengganti bahan tersebut adalah dengan menggunakan pemanfaatan lingkungan sekitar. pemanfaatan tersebut antara lain dengan menggunakan serbuk ampas tebu sebagai filler dan ban bekas sebagai bahan tambah aspal. berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian dengan campuran laston lapis antara (ac-wc) menggunakan variasi ban 3%. 4% dan 5% dan filler serbuk ampas tebu (sat) 6%. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat dari penambahan ban bekas terhadap aspal dan ampas tebu sebagai filler pada campuran laston ac-wc. setelah dilakukan pemeriksaan sifar fisis agregat dan aspal, maka tahapan penelitian selanjutnya adalah mencari kadar aspal optimum (kao), kao yang didapatkan adalah 5,25%. kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan penggunaan serbuk ampas tebu serta penambahan ban 3%. 4% dan 5%. hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk campuran beton aspal dengan penambahan ban bekas dengan variasi 3%, 4% dan 5% dan filler serbuk ampas tebu (sat) 6% dan portland cement (pc) 94% dengan kao 5,25% dan metode pencampuran cara kering ini tidak semua nilai parameter marshall memenuhi persyaratan sesuai dengan spesifikasi direktorat jenderal bina marga 2014. pada persentase ban bekas 3% didapatkan nilai stabilitas yang tinggi yaitu 1448,06 kg dibandingkan dengan persentase ban bekas 4% dan 5%. nilai flow tertinggi didapat pada penambahan ban bekas 3% yaitu 4,00 mm dan untuk persentase ban bekas 4% dan 5% juga memenuhi persyaratan. nilai marshall quotient tertinggi diperoleh pada penambahan ban bekas 3% dan serbuk sat 6% yaitu 362,9 kg/mm. kata kunci : karakteristik beton aspal, serbuk ampas tebu, ban bekas.



Abstract



    SERVICES DESK