Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL
UTARI PUTRI P, PENERAPAN PROFIT AND LOSS SHARING DALAM PEMBIAYAAN MUDHARABAH DAN MUSYARAKAH BERDASARKAN PSAK 105 & 106 (STUDI KASUS PADA BPRS DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR). Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021

Telah banyak pengusaha kecil di indonesia yang mendapat pinjaman modal dari bank pembiayaan rakyat syariah. bprs menyediakan jasa dalam lalu lintas pembayaran yang sesuai dengan syariah. maka dari itu pihak ikatan akuntansi indonesia telah membuat psak 105 & 106 tentang pembiayaan mudharabah dan pembiayaan musyarakah. penelitian ini dilakukan pada bprs baiturrahman dan bprs mustaqim sukamakmur yang memberikan pembiayaan terhadap pengusaha kecil/mikro. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah bprs baiturrahman dan bprs mustaqim sukamakmur telah menerapkan profit and loss sharing sesuai dengan psak 105 & psak 106 dalam penyajian laporan keuangannya. metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif dan jenis data yang digunakan yaitu data primer. penulis melakukan pengumpulan data dengan metode wawancara kepada admin divisi pembiayaan brps baiturrahman dan bprs mustaqim sukamakmur. hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan profit and loss sharing terhadap pembiayaan mudharabah dalam pengakuan pembiayaannya ada yang belum sesuai dengan psak 105 karena tidak melakukan pencatatan pada saat nasabah terlambat membayar angsuran pembiayaan mudharabah. karena bprs melakukan pencatatan dengan metode cash basic, yaitu pencatatan hanya pada saat kas diterima. dan praktik pengakuan akuntansi pembiayaan musyarakah mengenai pengakuan kerugian yang disebabkan karena tanpa unsur kesengajaan atau bencana dan pengakuan keuntungan belum sesuai dengan psak 106. kata kunci: profit and loss sharing, mudharabah, musyarakah, bank pembiayaan rakyat syariah



Abstract

Baca Juga : TINGKAT PENGUNGKAPAN WAJIB PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA (cut eka wahyuni, 2016)



    SERVICES DESK