Stroke adalah sindrom yang terdiri dari gejala atau tanda hilangnya fungsi sistem saraf pusat fokal atau global yang berkembang cepat, sindrom ini terjadi mendadak disebabkan oleh gangguan pada serebrovaskuler. stroke iskemik terjadi apabila terdapat hambatan dan mekanisme pembentukan perdarahan kolateral yang seharusnya mencukupi aliran darah ke bagian otak tidak adekuat sehingga area sistem saraf pusat yang diperdarahi akan mengalami iskemia dan berujung pada infark, diketahui salah satu faktor resiko terjadinya stroke iskemik adalah kelainan pada profil lipid darah, diantaranya peningkatan kadar low density lipoprotein (ldl) yang berakibat pada penyempitan pembuluh darah. oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti hubungan peningkatan antara kadar low density lipoprotein dengan kejadian stroke iskemik pada 88 pasien di ruang rawat inap rsud dr. zainoel abidin banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian crosssectional dengan menggunakan sampel berupa rekam medis pasien stroke iskemik. data penelitian diuji secara statistik dengan menggunakan uji chisquare, didapatkan bahwa p-value=0,000 yang artinya terdapat hubungan antara peningkatan kadar ldl dengan angka kejadian stroke iskemik. kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan antara kadar low density lipoprotein dengan kejadian stroke iskemik di ruang rawat inap rsud dr. zainoel abidin banda aceh. kata kunci: stroke iskemik, low density lipoprotein (ldl), pasien rawat inap.
Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
HUBUNGAN ANTARA PENINGKATAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN DENGAN KEJADIAN STROKE ISKEMIK DI RUANG RAWAT INAP RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2019. Banda Aceh Universitas Syiah Kuala,2021
Baca Juga : HUBUNGAN KADAR GLUKOSA DARAH SEWAKTU DENGAN LUAS LESI DAN JENIS STROKE (Liza Aulia Putri, 2015)